Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Jepang melanjutkan persiapan untuk menyelenggarakan Olimpiade Tokyo musim panas sesuai rencana, meski sempat tertunda karena pandemi virus corona yang kembali melonjak, kata Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato, Rabu.

Jepang telah berulang kali menegaskan akan mengadakan Olimpiade meskipun jajak pendapat menunjukkan mayoritas responden ingin agenda itu ditunda lagi atau dibatalkan.

"Saat ini kami bekerja sama dengan semua orang yang terlibat dalam penyelenggaraan Olimpiade agar berhasil menjadi tuan rumah," kata Kato dalam konferensi pers reguler yang diikuti Reuters.

Baca juga: China simulasikan kondisi Jepang untuk persiapan Olimpiade Tokyo

Komentar itu muncul ketika media lokal melaporkan Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga dan tokoh asal Amerika Serikat Bill Gates membicarakan Olimpiade di hari Selasa.

Suga mengatakan kepada Gates bahwa Olimpiade merupakan agenda yang sangat penting dan pasti akan dilanjutkan.

Namun Kato mengatakan Suga tidak memberikan komentar itu kepada Gates.

"Saya sudah memeriksa dan sejauh yang saya tahu, ekspresi itu tidak digunakan," kata Kato.

Jepang sedang bergulat dengan gelombang ketiga virus corona, dengan jumlah infeksi melambung di rekor tertinggi.

Baca juga: Warga Jepang pesimistis olimpiade bisa digelar secara aman
Baca juga: Penduduk Tokyo khawatir Olimpiade jadi pembawa virus