Medan (ANTARA) - PT Bank Sumut bersiap melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) pada 2021, yang seharusnya dilakukan pada 2020 namun tertunda, khususnya akibat pandemi COVID-19.

"Setelah tertunda khususnya akibat pandemi COVID-19 di 2020, IPO akan dilakukan tahun 2021," ujar Direktur Operasional Bank Sumut, Rahmat Fadillah Pohan di Medan, Sabtu.

Menurut dia, IPO merupakan salah satu target rencana strategis PT Bank Sumut pada 2021, meski tetap mengacu pada situasi.

"Yang pasti, IPO direncanakan dilakukan tahun 2021 dengan tahap awal saat ini sedang pengurusan izin prinsip, " katanya.

Direncanakan IPO itu menerbitkan saham sekitar 20 -25 persen dari modal Bank Sumut saat ini.

IPO akan memperkuat permodalan Bank Sumut sehingga semakin mudah melakukan ekspansi bisnis.

"Bank Sumut berupaya semakin mendapat kepercayaan dari masyarakat.Berbagai cara dilakukan mulai meningkatkan kinerja hingga berkolaborasi dengan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk meningkatkan profesionalisme dalam tata kelola perusahaan dan transparansi pengelolaan keuangan," katanya.

Pengamat ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin mengatakan, mengacu pada kinerja yang cukup bagus pada 2020, Bank Sumut memang sudah pantas untuk segera mungkin melakukan IPO.

Di tengah COVID-19, Bank Sumut hingga November 2020 sudah meraih laba setelah pajak sebesar Rp483,744 miliar. NPL (Non Performing Loan) pada November juga bisa ditekan Bank Sumut menjadi 3,83 persen dari November 2019 masih sebesar 4,54 persen.

Baca juga: Pemprov Sumut tambah modal Rp100 miliar ke Bank Sumut

Baca juga: Bank Sumut evaluasi kredit 7.900 UMKM yang terdampak COVID-19