Bantul (ANTARA) - Pasien konfirmasi positif COVID-19 yang sembuh di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dalam 24 jam terakhir bertambah 83 orang sehingga total angka kesembuhan dari paparan virus corona baru tersebut per Selasa (22/12) menjadi 2.062 orang.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bantul dalam keterangan resmi pada Selasa malam menyebutkan pasien sembuh itu terbanyak berasal dari Kecamatan Sewon 17 orang, kemudian disusul dari Kecamatan Kasihan 15 orang, Kecamatan Banguntapan 15 orang.

Selanjutnya dari Kecamatan Bantul 13 orang, Imogiri empat orang, Pleret empat orang, Bambanglipuro tiga orang, Jetis tiga orang, Piyungan tiga orang, dari Sanden dua orang, sisanya dari Kecamatan Srandakan, Kretek, Pandak, dan Pajangan masing-masing satu orang.

Baca juga: Pasien COVID-19 di Sulteng yang sembuh bertambah menjadi 1.648 orang

Sedangkan pasien konfirmasi COVID-19 pada hari ini bertambah 63 orang, terbanyak dari Kecamatan Banguntapan 17 orang, kemudian Sewon 11 orang, Kasihan 10 orang, Bantul tujuh orang, Pundong lima orang, Kretek tiga orang, Bambanglipuro tiga orang, Jetis dua orang, dan Imogiri dua orang, sisanya dari Sanden, Pleret, dan Pandak masing-masing satu orang.

Dengan demikian total kasus positif COVID-19 di Bantul secara akumulasi hingga saat ini sebanyak 2.572 orang.

Untuk kasus positif meninggal tidak ada tambahan, sehingga masih tetap berjumlah 72 orang, sehingga pasien COVID-19 aktif di Bantul yang masih menjalani isolasi dan perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan saat ini berjumlah 438 orang.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bantul Helmi Jamharis mengajak seluruh masyarakat Bantul untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan disiplin melaksanaan pola bersih hidup dan sehat (PHBS) dan menerapkan protokol kesehatan dengan prinsip 3 M.

"Seperti selalu mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, memakai masker dan menghindari kerumunan," katanya.

Helmi yang juga Sekretaris Daerah Bantul mengajak bersama untuk menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan-makanan yang bergizi agar warga masyarakat tetap dalam kondisi sehat, sehingga perkembangan COVID-19 di Bantul dapat dikendalikan.

Baca juga: Kasus COVID-19 di Lampung bertambah 73 pasien
Baca juga: Kota Madiun catat 11 kasus baru COVID-19 menjadi 329 orang