Kendari (ANTARA) - Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyampaikan total pasien sembuh dari terpapar virus corona di daerah itu menjadi 6.338 orang hingga 18 Desember 2020.

Juru Bicara (Jubir) Satgas COVID-19 Sultra La Ode Rabiul Awal di Kendari, Jumat, mengatakan hari ini jumlah pasien sembuh tercatat 87 orang, sehingga total pasien sembuh di provinsi tersebut menjadi 6.338 orang.

"Pasien sembuh hari ini di Buton Tengah tiga orang, Bombana 11 orang, Kolaka 28 orang, Muna satu orang, dan Konawe Utara empat orang," kata Rabiul.

Baca juga: Kasus positif COVID-19 di Kaltim bertamanh 280 orang

Sementara itu, penambahan kasus positif baru ini tercatat sebanyak 54 orang, sehingga total kasus konfirmasi positif COVID-19 menjadi 7.406 orang.

"Kasus positif baru hari ini masing-masing satu orang dari Kabupaten Bombana, Buton Selatan dan Konawe. Kemudian Konawe Utara, Konawe Selatan masing-masing dua orang, Muna delapan orang, Kota Kendari 23 orang, dan Baubau 16 orang," tutur Rabiul.

Ia menyampaikan untuk data pasien COVID-19 yang meninggal di Sulawesi Tenggara juga ada penambahan satu orang, perempuan 54 tahun asal Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), sehingga pasien positif meninggal di Sultra menjadi 122 orang.

Rabiul mengingatkan bahwa penyebaran pandemi COVID-19 di Sulawesi Tenggara masih terjadi, sehingga ia meminta kepada seluruh masyarakat agar miliki kesadaran tinggi dalam menerapkan protokol kesehatan, utamanya menerapkan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.

"Kita harus gencar melakukan sosialisasi, edukasi pencegahan maupun deteksi dini terhadap pandemi COVID-19 ini. Selalu memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan ketika menjalani aktivitas produktif, sehingga bisa menekan angka kasus kita," pungkas pria yang akrab disapa Dokter Wayong.

Baca juga: Satgas: Aceh masih rawat 132 orang pasien COVID-19 di RS
Baca juga: 29.680 pasien COVID-19 di Wisma Atlet sembuh
Baca juga: Kasus positif COVID-19 Indonesia bertambah 6.689 jadi 650.197 kasus