Kupang (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan ada penambahan 27 kasus baru positif COVID-19 di daerah itu sehingga jumlag total kasus positif naik menjadi 1.475 orang dengan jumlah korban meninggal 29 orang atau 2 persen.

"Jumlah kasus terus bergerak naik dan sampai hari ini, Rabu, (9/12) tercatat 1.475 kasus positif COVID-19 dan 29 di antaranya meninggal dunia," kata Sekretaris GTPP COVID-19 Provinsi NTT, Dominikus Mere, di Kupang, Rabu.

Ia menjelaskan penambahan 27 kasus baru tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 282 spesimen di RSUD Prof. W.Z Johannes Kupang pada Selasa, (8/12).

Kasus baru positif tersebut berasal dari lima kabupaten yakni Kota Kupang dengan jumlah terbanyak yakni 16 orang, Kabupaten Lembata lima orang, Manggarai Barat dua orang, dan Kabupaten Kupang dan Sikka masing-masing satu orang.

Khusus Kota Kupang, Lembata, Sikka, Kabupaten Kupang, kata Dominikus Mere, merupakan transmisi lokal, sedangkan Manggarai Barat merupakan pelaku perjalanan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT David Mandala secara terpisah mengimbau masyarakat untuk displin dalam melaksanakan protokol kesehatan yakni mengenakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan (3M), adalah kunci dalam menekan laju penyebaran COVID-19 di daerah ini.

Selain diikuti dengan kegiatan pemantauan dan penindakkan di lapangan, katanya.

Baca juga: Pasien COVID-19 bertambah 58 orang di NTT

Baca juga: Ratusan penderita COVID-19 di Kota Kupang jalani karantina mandiri

Baca juga: Lama nihil, COVID-19 akhirnya tembus di Kabupaten Sabu Raijua, NTT

Baca juga: 24 meninggal, bertambah 28, positif COVID-19 di NTT naik 1.326 kasus