Jakarta (ANTARA) - Aliansi Jurnalis Video (AJV) memberikan penghargaan sebagai apresiasi terhadap karya jurnalistik video yang mengangkat tema kemanusiaan dan lingkungan hidup.

"Masalah kemanusiaan dan lingkungan hidup sangat penting, namun kurang mendapat apresiasi. Karena itu, tahun ini kami memilih memberikan penghargaan di bidang itu," kata Ketua Panitia Penghargaan Jurnalistik Video AJV 2020 Ike Noorhayati Hamdan dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Minggu.

AJV mencatat, sepanjang 2020 pemberitaan disesaki oleh karya jurnalistik di bidang politik, kesehatan, ekonomi, dan hukum. Sedangkan persoalan kemanusiaan dan lingkungan hidup kurang mendapat tempat.

Baca juga: Pengamat: Kelompok sipil perlu tingkatkan posisi tawar isu lingkungan

Ike mengatakan, karya jurnalistik video di bidang kemanusiaan dan lingkungan hidup sebetulnya cukup banyak.

"Terutama yang dibuat secara mandiri dan ditayangkan di media sosial," ujarnya.

Meskipun di medsos, menurut Ike, karya-karya tersebut tidak kalah dengan yang disiarkan media konvensional seperti televisi, cetak, dan portal berita. Baik dari sudut kualitas maupun jumlah penonton.

"Beberapa bahkan jauh melampaui sajian jurnalistik yang umum di televisi. Saya belum bisa menyebut contohnya karena masih dalam penilaian Dewan Juri," tutur Ike.

Karya jurnalistik video yang dinilai adalah yang telah ditayangkan di media sosial, portal berita, dan televisi pada kurun waktu 1 Desember 2019 hingga 30 November 2020. Sementara penghargaan diumumkan akhir Desember 2020.

Dewan Juri dipimpin oleh DR Rully Nasrullah, seorang akademisi dan penggiat media sosial terkemuka yang dikenal dengan nama Kang Arul, Dosen Galau.

Baca juga: Isu lingkungan perlu jadi arus utama untuk tarik minat masyarakat

Penghargaan tersebut terselenggara atas kerja sama AJV dengan Yayasan Keanekaragaman Hayati (KEHATI) dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI).

AJV, menurut Ike, adalah organisasi jurnalis yang bekerja dengan basis video. Baik yang bekerja di televisi atau media massa perusahaan pers lainnya, maupun media sosial.

"AJV bertujuan mewujudkan jurnalisme berkeadilan. Karena itu, Penghargaan Jurnalistik AJV direncanakan terselenggara setiap tahun untuk mendorong munculnya karya-karya jurnalistik yang lebih bermanfaat bagi masyarakat," tutur Ike.

Baca juga: Isu lingkungan harus jadi salah satu agenda utama Indonesia tahun 2020