Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyalurkan bantuan stimulus senilai Rp4,52 miliar kepada UMKM pengolahan ikan yang terdapat di Jawa Tengah dalam rangka membantu UMKM yang terdampak pandemi.

"Bagi masyarakat terdampak COVID-19, pemerintah memberikan bantuan sosial berupa stimulus ekonomi bagi UMKM untuk melanjutkan atau meningkatkan kapasitas proses produksi," kata Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Artati Widiarti dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.

Ia memaparkan rincian dari bantuan tersebut berupa peralatan pengolahan sebanyak 83 paket, sarana sistem rantai dingin yaitu chest freezer sebanyak 49 unit, dan peralatan pemasaran sebanyak 28 paket.

Baca juga: KKP ajak UMKM pengolahan ikan masuk pasar laut Indonesia

Selain itu, ujar dia, dukungan terhadap pemasaran produk pengolahan perikanan yang dihasilkan oleh para UMKM tersebut akan terus dilanjutkan dalam kegiatan digitalisasi pemasaran #PasarLautIndonesia sebagai bagian dari Program Bangga Buatan Indonesia.

Melalui bantuan tersebut, lanjutnya, diharapkan UMKM dapat lebih termotivasi untuk melakukan inovasi guna menghasilkan produk olahan ikan yang bergizi, menarik, dan diminati masyarakat.

Baca juga: KKP gelar pelatihan sebagai upaya pemulihan ekonomi nasional

"Inovasi tidak harus selalu menghasilkan jenis produk baru, namun dapat juga memperbaiki jenis produk yang sudah ada dengan sentuhan baru, seperti perubahan formula, perbaikan kemasan, perpanjangan umur simpan dengan cara sesuai kaidah keamanan pangan atau menjadikan produk lebih mudah disajikan," papar Artati.

Ia pun mengingatkan para pelaku usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan - guna memberikan kepercayaan pada konsumen - produk dari UMKM juga harus aman dikonsumsi, bermutu baik, dan dikemas dengan label yang informatif.

Baca juga: KKP dorong UMKM perikanan antisipasi perubahan pola belanja masyarakat