Medan (ANTARA) - Lima warga Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, Sumatera Utara, ditemukan meninggal akibat banjir yang melanda daerah itu Jumat dini hari.

"Sampai sekarang ditemukan ada lima korban meninggal akibat banjir yang terjadi dini hari tadi," kata Camat Sunggal, Ismail yang dihubungi dari Medan, Jumat.

Ia mengatakan sampai saat ini pihaknya bersama BPBD, Polri dan SAR terus melakukan pencarian kemungkinan masih ada korban lainnya akibat banjir yang sempat mencapai ketinggian 2 hingga tiga meter.

"Kami masih terus melakukan evakuasi dan pencarian," katanya.
Baca juga: Banjir bandang landa Deliserdang Sumut
Baca juga: Empat desa di Deliserdang kebanjiran


Banjir merendam ratusan rumah di Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, Sumatera Utara, dampak dari meluapnya Sungai Belawan akibat tidak mampu menampung debet air akibat derasnya air dari daerah hulu sungai.

"Sementara data yang kami peroleh dari lapangan ada 140 rumah yang terendam banjir," katanya.

Ia juga menyampaikan banjir itu terjadi juga disebabkan jebolnya tanggul SUngai Belawan yang tak mampu menampung debet air sehingga menggenangi rumah warga.

Sampai saat ini pihaknya bersama instansi terkait terus melakukan pendataan dan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir.
Baca juga: Pakar Hidrologi ingatkan pentingnya peta rawan banjir