Jakarta (ANTARA) - Renault Samsung Motors Corp, perusahaan gabungan Renault dan Samsung di Korea Selatan akan menghentikan operasionalnya di Busan selama empat hari pada akhir tahun ini.

Kantor Berita Yonhap mewartakan pada Senin (30/11) bahwa "libur tambahan" itu terpaksa dilakukan karena perusahaan mengalami penurunan permintaan yang tajam, imbas pandemi COVID-19.

Perusahaan akan meliburkan pegawai pada tanggal 11, 23, 24 dan 31 Desember. Mereka juga telah mengurangi jam operasional sejak 10 November.

Perwakilan perusahaan mengatakan, pengurangan jam kerja itu berlaku hingga pabrik itu mendapat pesanan guna memproduksi kembali Renault XM3 untuk pasar Eropa.

"Sampai kami mulai memproduksi kendaraan XM3 untuk pasar ekspor ke Eropa, maka operasi siang hari sudah cukup untuk penjualan domestik," kata pejabat perusahaan itu, demikian Yonhap.



Baca juga: Renault akan alih fungsikan pabrik mereka di Flins

Baca juga: Saham Prancis "rebound", saham Renault melonjak 5,74 persen

Baca juga: Reanult kenalkan Kongoo sebelum resmi meluncur