Timika (ANTARA) - Jajaran TNI dan Polri di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, mengantisipasi adanya potensi gangguan keamanan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), terutama selama periode Desember mendatang.

Kapolres Mimika AKBP IGG Era Adhinata di Timika, Jumat, mengatakan menjelang 1 Desember seluruh aparat TNI dan Polri di wilayah itu meningkatkan kesiapsiagaan dengan memperbanyak patroli di sejumlah wilayah yang dianggap menjadi titik rawan gangguan kamtibmas.

"Semua unsur TNI dan Polri pasti terlibat untuk mengantisipasi adanya ancaman oleh KKB karena masih ada kelompok kelompok kriminal bersenjata di wilayah Mimika, yaitu Kelompok Kali Kopi. Biasanya pada saat 1 Desember ataupun setelah itu mereka mengadakan aksi, mudah-mudahan tahun ini semuanya berjalan aman dan damai," kata AKBP Era Adhinata.

Baca juga: Polisi di Mimika antisipasi gangguan KKB menjelang perayaan HUT RI

Kapolres mengakui hingga kini masih ada KKB yang berbeda haluan ideologi dengan NKRI di wilayah Mimika yang terus ingin menunjukkan eksistensinya.

Kelompok tersebut beberapa kali diketahui melakukan serangkaian aksi teror penembakan terutama di kawasan pertambangan PT Freeport Indonesia, baik di wilayah dataran tinggi, seperti Tembagapura maupun di wilayah dataran rendah seperti di Kuala Kencana.

Pada 30 Maret lalu, KKB yang ditengarai berjumlah belasan orang masuk menyerang pusat perkantoran PT Freeport Indonesia di Kuala Kencana mengakibatkan seorang pekerja berkewarganegaraan Selandia Baru, Graeme Thomas Wall meninggal dunia.

Baca juga: TNI-Polri antisipasi pergeseran KKB ke Tembagapura melalui Jila

Pascakejadian itu, aparat keamanan meningkatkan pengamanan di sekitar kawasan pertambangan PT Freeport Indonesia, termasuk di Kota Kuala Kencana.

Tidak itu saja, tim gabungan TNI dan Polri berhasil menggerebek sebuah gubuk di kawasan Jalan Trans Timika-Nabire pada 9 April yang menewaskan seorang anggota KKB dan menyita satu senjata api laras panjang jenis SS1, satu magazen dan 17 butir amunisi.

Dalam kejadian itu, seorang petugas pengamanan internal di pusat perkantoran PT Freeport di Kuala Kencana bernama Ivan Sambom alias Indius Sambon juga turut diamankan.

Operasi penegakan hukum terhadap KKB di wilayah Mimika terus berlanjut pada Minggu (16/8) saat aparat menggerebek markas KKB di Kali Kopi hingga menembak mati pimpinan TPN-OPM Makodap III Timika Hengki Wanmang.

Baca juga: Polda Papua antisipasi pergerakan KKB di area kota