Samarinda (ANTARA) - Perkembangan kasus COVID-19 di Provinsi Kalimantan Timur kembali mengalami lonjakan kasus dengan bertambahnya sebanyak 222 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Kamis.

Juru bicara satgas COVID-19 Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak mengatakan pada hari yang sama juga terjadi penambahan kasus sembuh COVID-19 sebanyak 118 kasus.

" Untuk kesekian kalinya, wilayah Kaltim terjadi ledakan kasus, setelah dalam beberapa pekan sebelumnya melandai dan didominasi oleh angka kesembuhan, masyarakat harus makin waspada karena penyebaran virus corona ini belum berakhir," kata Andi Muhammad Ishak dalam keterangan resmi di Samarinda.

Andi mengatakan dengan adanya tambahan kasus tersebut akumulasi kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kaltim mencapai 18.916 kasus.

Baca juga: Indonesia sumbang 0,85 persen kasus positif COVID-19 dunia

Sedangkan dari jumlah kasus tersebut, pasien yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 16.257 kasus.

Ia membeberkan tambahan sebanyak 222 kasus terkonfirmasi positif terjadi di Berau 4 kasus, Kutai Barat 20 kasus, Kutai Kartanegara 44 kasus, Kutai Timur 25 kasus, Paser 17 kasus, Penajam Paser Utara 12 kasus, Balikpapan 22 kasus, Bontang 9 kasus dan Samarinda 69 kasus.

Sedangkan tambahan pasien sembuh sebanyak 118 kasus tersebar di Kutai Barat 2 kasus, Kutai Kartanegara 17 kasus, Kutai Timur 17 kasus, Paser 2 kasus, Penajam Paser Utara 1 kasus, Balikpapan 14 kasus, Bontang 16 kasus dan Samarinda 49 kasus.

Andi turut melaporkan adanya tambahan pasien COVID-19 meninggal dunia sebanyak 8 kasus yang terjadi di Berau 1 kasus, Kutai Kartanegara 1 kasus,,Paser 2 kasus dan Samarinda 4 kasus.

" Keseluruhan pasien COVID-19 meninggal dunia sebanyak 577 kasus, sedangkan 2.082 kasus masih menjalani perawatan," imbuhnya.

Sementara itu perkembangan kasus COVID-19 khusus wilayah Kaltim, peringkat pertama Kota Samarinda sebanyak 5.630 kasus, disusul Balikpapan 4.394 kasus, Kutai Kartanegara 3.418 kasus, Kutai Timur 2.384 kasus dan Bontang 1.330 kasus.

" Lima kabupaten lainnya yakni Paser 791 kasus, Berau 475 kasus, Kutai Barat 288 kasus, Panajam Paser Utara 185 kasus dan Mahulu 21 kasus," jelas Andi Muhammad Ishak.

Baca juga: Tambah 28 orang, positif COVID-19 di Tarakan-Kaltara naik 716 kasus
Baca juga: Terjadi penambahan pejabat Pemkot Bogor positif COVID-19
Baca juga: Bupati Jombang dirawat karena COVID-19