Belitung,Babel (ANTARA) - Pusat karantina COVID-19 SKB Tanjung Pandan Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, akan menambah ruang isolasi guna mengantisipasi lonjakan pasien positif COVID-19 di daerah itu.

"Kami sudah menyiapkan ruangan isolasi tambahan yang akan digunakan jika ada lonjakan atau penambahan pasien-pasien positif COVID-19," kata Plt Kepala UPT SPNF SKB Belitung, Juhri di Tanjung Pandan, Sabtu.

Menurut dia ruangan tambahan yang disiapkan tersebut terdiri dari dua lokal ruangan yang cukup besar sehingga bisa menampung sejumlah tempat tidur untuk digunakan oleh pasien isolasi COVID-19.

"Kemudian nantinya kami juga sudah berencana untuk menggunakan ruangan aula SKB atau gedung olahraga yang cukup besar dan luas," ujarnya.

Ia mengatakan, pusat karantina COVID-19 SKB Tanjung Pandan menyediakan sebanyak 12 kamar untuk digunakan bagi pasien positif COVID-19 dengan kapasitas satu kamar bisa diisi sebanyak dua orang pasien.

Sedangkan berdasarkan data dari Satgas COVID-19 bahwa pasien positif COVID-19 yang menjalani isolasi di pusat karantina COVID-19 SKB Tanjung Pandan sebanyak 19 orang dengan kondisi stabil, gejala ringan, bahkan tanpa gejala.

"Kapasitas ruangan masih tersedia jadi ada kalau benar-benar penuh itu diisi oleh sebanyak 24 pasien. Tetapi kalau penuh karena sudah diprediksi diawal dulu kami memang sudah menyiapkan ruangan tambahan," ujarnya.

Sedangkan kamar isolasi tersebut masing-masing dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti televisi, pendingin ruangan, dan lemari es.

"Sedangkan untuk aktivitas pasien positif COVID-19 misalnya untuk pagi hari mereka berolahraga dan mereka tidak boleh keluar dari zona hijau yang telah ditentukan sebelumnya jadi tetap aman," kata Juhri.

Baca juga: Cegah COVID-19, GPIB Immanuel Tanjung Pandan gelar ibadah daring

Baca juga: KKP Tanjung Pandan periksa kesehatan TKA antisipasi COVID-19

Baca juga: Ruang isolasi pasien COVID-19 di Wisma BKPSDM Babel penuh