Medan (ANTARA) - Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara Iwan Sahri mengatakan banjir bandang Sungai Landak di Bukit Lawang Kecamatan Bahorok sudah ditangani serta dilakukan pembersihan material yang menumpuk.

"Saat ini personel BPBD bekerjasama dengan TNI-Polri dan dibantu warga gotong royong di lokasi banjir," ujar Iwan kepada wartawan, Rabu.

Baca juga: Kerugian banjir bandang di Langkat Rp750 juta lebih

Sementara itu, banjir bandang Sungai Landak di Bukit Lawang membawa sejumlah material seperti potongan kayu ukuran besar dan kecil beserta lumpur yang menumpuk di pinggiran sungai tersebut.

Pada Rabu (18/11) sekira pukul 00.00 hingga pukul 02.00 WIB, terjadi hujan lebat di sepanjang Sungai Landak yang melintasi Desa Sampe Raya Desa Timbang Lawan, Desa Timbang Jaya, dan Desa Lau Damak, Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat.

Baca juga: DPRD Sumut: tinjau ulang lokasi wisata Sungai Landak di Bahorok

Sejauh ini belum ada laporan yang diterima mengenai korban jiwa maupun yang mengalami luka-luka.

Banjir bandang di Sungai Landak mengalami kerugian 13 unit warung yang terbuat dari papan dan bambu hancur.

Baca juga: 13 warung warga hancur diterjang banjir di Kabupaten Langkat

Selain itu, tiga ekor lembu, 13 ekor kambing ternak milik warga hilang terbawa banjir bandang, dan satu unit jembatan gantung di Salang Pangeran Dusun VIII Pulo Pisang, Desa Timbang Lawan, Kecamatan Bahorok rusak.