Kendari (ANTARA News) - Ketua Umum PSSI Nurdin Halid membantah bahwa ia disebut terkait dugaan kasus suap pada saat pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda Goeltom saat menjadi anggota DPR pada 2004.

"Itu tidak benar kalau saya disuap. Tetapi kalau saya kasih uang kepada yang bersangkutan memang benar," katanya, di Kendari Rabu.

Kehadiran Ketua Umum PSSI di Bumi Anoa Kota Kendari itu untukmelantik dan mengukuhkan pengurus PSSI Sultra periode 2009-2013 di gedung Graha Pena, Kota kendari, Selasa (27/4) malam.

Sebelumnya, terdakwa Hamka Yandhu yang juga politisi Partai Golkar dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakaarta terkait dugaan suap, menyebut nama Nurdin Halid terkait dalam kasus itu karena menerima pencairan cek.(A056/A024)