Mataram (ANTARA) - Tiga dari tujuh nelayan yang dilaporkan hilang di perairan laut berbeda, namun masih dalam wilayah Nusa Tenggara Barat berhasil ditemukan selamat oleh tim pencarian dan pertolongan pada Selasa (17/11) sekitar pukul 13.00 Wita, sementara empat korban lainnya masih dalam pencarian.

"Tiga korban ditemukan selamat di atas perahunya oleh nelayan yang melintas di perairan utara Pulau Sangeang siang tadi,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mataram Nanang Sigit PH.

Baca juga: Sekeluarga nelayan Bima selamat setelah berhari-hari mengapung di laut

Ketiga nelayan yang selamat, yakni Sunardin (22), Fikram (23), dan Arifrahman (22). Ketiganya warga Dusun Paropa, Desa Malaju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu.

Nanang mengatakan perahu yang digunakan oleh ketiga nelayan tersebut mengalami mati mesin di sekitar perairan laut Pulau Sangeang, Kabupaten Bima, pada Minggu (15/11).

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi ketiga korban menuju Pelabuhan Kilo dengan cara menarik perahunya.

"Sampai di Pelabuhan Kilo, ketiga nelayan itu diserahkan ke pihak keluarga," ujarnya.

Baca juga: Empat nelayan dilaporkan hilang di perairan selatan Lombok

Sementara itu, empat nelayan yang dilaporkan hilang di wilayah perairan selatan Pulau Lombok, pada Selasa pukul 06.20 Wita, belum berhasil ditemukan, meskipun tim SAR gabungan sudah melakukan pencarian sejak pagi hingga Selasa petang.

Keempat nelayan hilang tersebut merupakan bagian dari 11 nelayan yang mencari ikan menggunakan kapal KM Kerinci Indah, namun mengalami kecelakaan di perairan selatan Pulau Lombok.

Para nelayan tersebut mendapatkan pertolongan dari anak buah Kapal Cape Kallia yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian. Namun setelah mengevakuasi tujuh nelayan dari KM Kerinci Indah mesin Kapal Cape Kallia mati.

Baca juga: Tiga nelayan hilang di perairan Pulau Sangeang Bima

Nanang mengatakan, pihaknya belum mendapatkan informasi detail mengenai identitas dan alamat awak KM Kerinci Indah, baik yang selamat maupun yang dilaporkan hilang.

Sebanyak 11 orang tim Basarnas Mataram bersama ABK KN Cundamani milik Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai sudah berada di lokasi kejadian untuk menjemput korban yang selamat dan masih berada di atas Kapal Cape Kallia.

"Untuk proses pencarian empat nelayan yang hilang terus dilanjutkan. Tim SAR gabungan masih di atas kapal KN Cundamani yang berada perairan laut selatan Pulau Lombok hingga malam ini," katanya.

Baca juga: Ditemukan selamat, 3 penumpang kapal mati mesin di Wakatobi