Semarang (ANTARA) -
Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) yang saat ini menjabat Wakil Gubernur Jawa Tengah mengaku siap maju pemilihan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada muktamar mendatang.


"Kita lihat keseriusannya, saya sendiri kalau dikehendaki dan dipilih ya mari bersama-sama membenahi dan pertahankan PPP, masih ada waktu satu bulan lagi (sebelum muktamar)," kata putra ulama karismatik almarhum Kiai Haji Maimoen Zubair di Semarang, Senin.

Baca juga: Suharso Monoarfa optimistis kembali terpilih pimpin PPP

Nama Gus Yasin diusulkan maju dalam pemilihan Ketua Umum PPP bersama nama-nama kandidat lainnya seperti Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, kader senior PPP Ahmad Muqowam, Wantimpres Mardiono, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta dari eksternal PPP yakni Sandiaga Uno.

Ketua DPW PPP Jateng Masruhan Syamsuri menyebutkan nama Gus Yasin muncul sebagai kandidat Ketua Umum PPP itu merupakan usulan dari internal PPP di daerah dan juga dari Aspirasi Para Gus (Asparagus).

"Beberapa cabang usulkan nama Gus Yasin, wajarkan Wagub Jateng, ada Pak Arsul Sani (Sekjen PPP), kan itu orang Pekalongan. Ada lagi Pak Arwani Thomafi itu asli Lasem Rembang itu cukup punya nama karena punya hubungan baik dengan DPC, sekarang wakil ketua umum PPP," ujarnya.

Asparagus menilai Gus Yasin cocok menjadi Ketua Umum PPP karena memiliki pengalaman di pemerintahan dan masih berusia muda, serta merupakan penerus dari ulama karismatik almarhum KH Maimoen Zubair.

Masruhan mengharapkan sosok Ketua Umum PPP selanjutnya harus mempunyai kepedulian yang bisa meningkatkan etos kerja partai.

"Pertama orang yang punya kepedulian dan terbukti untuk meningkatkan etos kerja PPP, bisa tingkatkan kinerja partai, itu yang ideal," katanya.

Baca juga: DPP PPP nilai laporan gratifikasi Suharso Monoarfa itu ngawur
Baca juga: Arsul Sani sebut Sandiaga sulit jadi Ketua Umum PPP
Baca juga: Anggota Wantimpres tertarik ikut pencalonan ketum PPP pada Muktamar IX