Jakarta (ANTARA) - Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) menggelar sosialisasi pencegahan penyebaran COVID-19 di rumah-rumah ibadah sebagai bagian dari Program Penguatan Ketangguhan Masyarakat Menghadapi (PKMM) COVID-19 dan Adaptasi Tatanan Baru.

"Sosialisasi ini diharapkan akan dapat meningkatkan kewaspadaan mematuhi protokol kesehatan, dengan membiasakan diri hidup bersih yakni dengan selalu mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak serta menjaga kebersihan diri termasuk kebersihan lingkungan rumah ibadah," kata Ketua LPBI NU M. Ali Yusuf dalam keterangan yang diterima di Jakarta pada Senin.

Selain itu, melalui sosialisasi tersebut M. ALi Yusuf berharap para pengurus masjid, gereja dan pura dapat mengajak dan mengimbau masyarakat untuk patuh menerapkan protokol kesehatan saat beribadah.

Ia juga mendorong para umat beragama dapat terus menjaga kebersihan diri dan rumah ibadah sebagai bagian dalam pencegahan penularan COVID-19.

Baca juga: LPBI NU: Santri harus jadi pelopor budaya sadar risiko bencana

Baca juga: LPBI NU serahkan bantuan pencuci tangan dan pengukur suhu untuk warga


Sosialisasi tersebut dilakukan di sembilan kabupaten/kota yang ada di Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Yayah Ruchyati, Direktur Program PKMM COVID-19 LPBI NU, dalam kesempatan tersebut juga mengingatkan kepada para pelaksana program PKMM COVID-19 agar dapat terus bekerja sama dengan tokoh agama dan masyarakat bergotong royong menghadapi COVID-19.

Selain lewat rumah-rumah ibadah, LPBI NU juga melakukan sosialisasi dengan berbagai medium seperti poster, banner dan baliho yang dipasang di beberapa lokasi strategis di tingkat RW di setiap desa, kelurahan atau dusun penerima manfaat program tersebut.

Sejauh ini sosialisasi telah dilakukan di Masjid Al-Amal Kelurahan Betet di Kota Kediri, Masjid Baitul Muslimin Desa Sumberrejo dan Masjid Nurul Huda Desa Manaruwi di Kabupaten Pasuruan serta Masjid Baitul Hamid Desa Plumbungan di Kabupaten Sidoarjo.

Selain itu, sosialisasi dilakukan juga di Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Desa Wirotaman di Kabupaten Malang dan Gereja Bethel Tabernekel (GBT) Kristus Ajaib Desa Sumberejo di Kabupaten Pasuruan.

LPBI NU juga melakukan sosialisasi di Pura Pancor Munjuk Desa Batu Kumbung di Kabupaten Lombok Barat, NTB.*

Baca juga: LPBI NU raih penghargaan penanganan bencana dari BNPB

Baca juga: Relawan COVID-19 terima penghargaan dari LPBI NU