Pontianak (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji mendorong RSUD Soedarso Pontianak meningkatkan kerjas ama dengan RS Gatot Subroto Jakarta untuk penanganan pasien COVID-19 dan penyakit jantung bagi masyarakat Kalbar.

"RSUD Soedarso harus bekerja sama dengan dokter untuk pelayanan penyakit jantung. Begitu juga untuk pelayanan COVID-19 bekerja sama dengan Rumah Sakit Gatot Subroto Jakarta, ini harus dilakukan agar masyarakat Kalbar tidak berobat kemana-mana," katanya di Pontianak, Jumat.

Ia mengatakan dengan kerja sama tersebut ke depan untuk pelayanan COVID-19, RSUD Soedarso bisa mendapatkan plasma darah dari RS Hatoto Subroto. Hal tersebut bisa memaksimalkan pelayanan COVID-19 bagi masyarakat Kalbar.

"Ini juga sebagai langkah antisipasi, agar jangan sampai semua orang berobat ke Kuching, Malaysia, berobat kemana-mana padahal kita bisa. Kita lebih ahli," katanya.

Selanjutnya, Sutarmidji menambahkan akan membangun beberapa ruangan spesialis dengan kualitas bagus untuk melayani masyarakat Kalbar.

"Rumah sakit infeksi ada, nanti kita buat ruangannya d isana, kemudian nanti ada laboratorium yang bagus, dan saya mau buat ruangan 'check up' lengkap yang bagus, lalu ruang poliklinik mata dan gigi yang bagus supaya itu bisa menambah pendapatan RSUD Soedarso sehingga kesejahteraan dokter bisa diperhatikan dan lain-lain bisa diperhatikan," katanya.

Dia menjelaskan, untuk bangunan fisik gedung RSUD Soedarso Pontianak dibangun oleh Pemprov Kalbar, dan untuk peralatannya bersumber dari hibah Kemenkes.

Ke depan segala persyaratan dan perlengkapan di RSUD Dr Soedarso akan selalu diperbaiki dan untuk dokter spesialis masih akan terus ditambah, demikian Sutarmidji.

Baca juga: Dinkes : Pejabat struktural RSUD Soedarso meninggal akibat COVID-19

Baca juga: Kesiapan RSUD Kalbar tangani COVID-19 dicek anggota Komisi IX DPR

Baca juga: Satu PDP terkait COVID-19 di RSUD Soedarso Pontianak meninggal dunia

Baca juga: Legislator Kalbar siap bantu perjuangkan fasilitas RSUD Soedarso