Jakarta (ANTARA) - Manajer Southampton Ralph Hasenhuettl menginginkan timnya bermain dengan intensitas tinggi saat melawan Everton dalam laga pekan keenam Liga Inggris di St. Mary's, Minggu.

Kendati lawan mereka saat ini adalah pemimpin klasemen sementara Liga Inggris, Hasenhuettl melihatnya sebagai kesempatan untuk membuktikan kemampuan mereka menghadapi tim-tim kuat.

"Ini akan menjadi laga yang menarik, saya pikir, akan menjadi pertandingan intens melawan tim kuat," kata Hasenhuettl dalam komentar pralaga dilansir dari laman resmi Southampton, Sabtu.

"Bagi saya, ini kesempatan lain bagi kami untuk memperlihatkan kemampuan bahwa kami bisa menjadi lawan sulit bagi tim kuat dan itu tujuan kami akhir pekan ini," ujarnya menambahkan.

Baca juga: James Rodriguez juga jadi korban Derby Merseyside
Baca juga: Mantan asisten prediksi Ancelotti sukses di Everton


Hasenhuettl berkaca pada pertemuan terakhir kedua tim saat Southampton mampu menahan imbang Everton di Goodison Park pada Juli lalu.

Kendati demikian pelatih asal Austria itu mengakui bahwa Everton berkembang pesat dibandingkan pertandingan itu.

"Mereka memperlihatkan performa hebat sejauh ini. Jika Anda menang melawan Tottenham Hotspur dan menahan imbang Liverpool, itu bukanlah sebuah kebetulan," katanya.

"Anda melihat mereka tampil lebih terorganisir, dan kami juga harus punya komitmen yang lebih dan memberikan pertandingan dengan intensitas tinggi, sebab jika tidak kualitas mereka bisa membunuh Anda dan kami harus bersiap menghadapi tim terkuat mereka saat ini," pungkas Hasenhuettl.

Southampton memasuki pertandingan dengan menduduki peringkat ke-12 klasemen serta tujuh poin dan jika menang bisa saja melompat hingga ke zona Eropa.

Di pertandingan sebelumnya, Southampton mampu bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menahan imbang Chelsea 3-3 lewat gol pengujung laga.

Baca juga: Hasenhuettl tegaskan Southampton pantas dapat poin dari Chelsea
Baca juga: Patrick Bamford trigol, Leeds runtuhkan mimpi Villa ke puncak klasemen
Baca juga: Klasemen Liga Inggris setelah Leeds hentikan tren sempurna Aston Villa