Batam (ANTARA) - Gugus Tugas COVID-19 Kota Batam Kepulauan Riau mencatat tambahan 140 orang positif dan 34 orang sembuh dari paparan virus corona pada Sabtu.

"Iya, ada penambahan 140 orang," kata Juru Bicara COVID-19 Kota Batam, Azril A.

Dengan begitu, total 2.530 orang positif COVID-19, sebanyak 1.883 orang di antaranya dinyatakan sembuh, 65 orang meninggal dan 582 orang sedang dirawat.

Dari 140 orang yang dinyatakan positif COVID-19, sembilan orang di antaranya adalah bergejala, 112 orang lainnya tanpa gejala, dan 19 orang lainnya merupakan kontak erat dari pasien sebelumnya.

Baca juga: Rusun BP Batam disiapkan sebagai lokasi isolasi positif COVID-19

Baca juga: Pemkot: Kasus COVID-19 Batam naik, meski pencegahan sudah maksimal


Penambahan warga positif Virus Corona sepekan ini menjadi yang terbanyak sepanjang pandemi COVID-19 di Batam, sejak Maret 2020. Gugus Tugas mencatat, pada pekan ketiga Oktober 2020, tambahannya mencapai 530 orang.

Sementara itu, dengan tambahan tersebut, maka delapan kecamatan berstatus zona merah yaitu Sekupang dengan 104 orang masih dalam perawatan, Batuaji dengan 92 orang, Sagulung dengan 120 orang, Sei Beduk dengan 68 orang, Bengkong dengan 35 orang, Lubuk Baja dengan 24 orang, Nongsa dengan 24 orang, dan Batam Kota dengan 100 orang.

Sedang Kecamatan Batuampar berstatus zona merah muda dengan 12 orang masih dalam perawatan, dan Kecamatan Belakangpadang zona kuning dengan tiga orang dalam perawatan.

Dua kecamatan lainnya zona hijau yaitu Bulang dan Galang, tanpa seorang pun yang dirawat karena COVID-19. Kedua kecamatan itu berwilayah di pulau-pulau penyangga.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan penambahan jumlah kasus COVID-19 kebanyakan adalah hasil penelusuran di sebuah perusahaan.

Perusahaan melakukan pemeriksaan kesehatan demi memastikan kondisi pekerjanya. Dari 2.310 pekerja yang diperiksa, 186 orang di antaranya dinyatakan positif COVID-19.*

Baca juga: Sebanyak 98 positif dan 37 orang sembuh dari COVID-19 di Batam

Baca juga: 186 pekerja manufaktur di Batam positif COVID-19