Kupang (ANTARA) - Menteri Koperasi (Menkop) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki melakukan kunjungan kerjanya di Kota Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk meninjau dan melihat langsung perkembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta koperasi di provinsi berbasis kepulauan itu.

"Kunjungan kerja saya ini sebenarnya sudah saya rencana dari lalu-lalu, namun ini baru terlaksana sekarang saat ini," kata Teten Masduki kepada wartawan saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Kupang, NTT, Jumat.

Teten Masduki mengatakan bahwa dirinya ingin mendengar langsung dan melihat setidaknya tiga sampai lima produk UMKM di NTT yang bisa dikembangkan model bisnisnya.

Baca juga: Teten Masduki janji kirimkan tim untuk atasi kendala UMKM di NTT

Dengan tujuan agar ke depannya UMKM yang sudah dikembangkan model bisnisnya itu bisa naik kelas, sehingga tidak hanya dipasarkan di daerah saja tetapi juga bisa nasional dan internasional.

Selain itu, ujar dia, kedatangannya ke NTT juga untuk melihat perkembangan koperasi di provinsi itu yang menurut dia hampir seluruh masyarakat di daerah itu penduduknya sudah berkoperasi.

"Hampir 50 persen masyarakat di NTT ini sudah berkoperasi. Kalau di nasional baru delapan persen, sementara internasional baru 16 persen, dan NTT bisa menjadi provinsi pertama di dunia jika bisa menjadi provinsi koperasi," ujar dia.

Baca juga: Teten Masduki sebut koperasi di NTT terbaik di Indonesia

Dari jadwal acara yang diterima oleh ANTARA Kupang Menteri Teten Masduki akan meninjau dan berdialog dengan sejumlah anggota Dekranasda NTT untuk mengetahui keluhan apa saja kendala dalam mengembangkan UMKMnya.

Kemudian usai dari Dekranasda Menteri Teten juga Koperasi Tanaoba Lais Manekat dan menyambangi Kelompok Sesama Bersatu Sikumana binaan Koperasi Tanaoba Lais Manekat. Teten Masduki juga akan berdialog dengan warga setempat untuk mencari tahu keluhan terkait perkembangan koperasi.

Baca juga: Ungkap kelebihan UMKM, Teten Masduki: Banting setirnya itu cepat