Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 50 petani asal Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, bergabung dengan sejumlah elemen demonstran di kawasan Jakarta Pusat, Selasa.

"Kita dari Cilacap jam 21.00 WIB malam tadi, sampai di Jakarta subuh," kata Koordinator Petani Cilacap, Sujana di Jakarta.

Sujana mengatakan keterlibatan petani dalam unjuk rasa penolakan Omnibus Law dan setahun pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha didanai dengan uang pribadi.

Mereka berpatungan uang masing-masing Rp250 ribu untuk keperluan makan dan minum hingga ongkos perjalanan Cilacap-Jakarta menggunakan kendaraan sewaan (travel).

Baca juga: Kapolda: Demonstran remaja berkurang
Baca juga: 10 ribu personel gabungan dikerahkan di sekitar Patung Kuda


Sujana sempat difasilitasi panggung orasi menggunakan mobil komando milik massa buruh di Jalan Medan Merdeka Selatan.

Dalam orasinya, petani mempertanyakan janji Presiden Joko Widodo terkait reformasi agraria yang hingga kini dianggap belum terealisasi
"Kami hanya mau nanya itu saja. Soal reformasi agraria," katanya.

Setelah berorasi selama 30 menit, rombongan petani meninggalkan lokasi aksi untuk kembali pulang ke Cilacap menggunakan bus sewaan.