Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Tokyo ditutup lebih tinggi pada perdagangan Senin, ketika yen yang relatif lebih lemah terhadap dolar membantu mengangkat eksportir dan harapan untuk paket stimulus AS terkait virus memberi lampu hijau untuk diberlakukan sebelum pemilihan presiden AS.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) bertambah 260,50 poin atau 1,11 persen, dari penutupan Jumat (16/10/2020), menjadi mengakhiri perdagangan di 23.671,13 poin. Akhir pekan lalu, indeks Nikkei 225 terpangkas 96,60 poin atau 0,41 persen menjadi 23.410,63 poin.

Baca juga: Saham Tokyo dibuka naik karena melemahnya yen mengangkat eksportir

Baca juga: Saham Tokyo jatuh dipicu kekhawatiran kebangkitan kasus COVID-19 Eropa


Sementara itu Indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo berakhir 20,29 poin atau 1,25 persen lebih tinggi, menjadi menetap pada 1.637,98 poin. Indeks Topix kehilangan 14,10 poin atau 0,86 persen menjadi 1.617,69 poin pada akhir perdagangan Jumat lalu (16/10/2020).

Saham-saham perusahaan yang berhubungan dengan transportasi laut, produk karet, serta besi dan baja adalah yang paling banyak diuntungkan pada penutupan perdagangan.

Baca juga: Saham Korsel setop kerugian, Indeks KOSPI terangkat 0,22 persen

Baca juga: Saham Filipina melambung, Indeks PSE berakhir melonjak 2,05 persen