Sorong (ANTARA) - Jumlah akumulatif kasus COVID-19 di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, bertambah 59 menjadi 1.223 kasus, menurut data terkini Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 setempat.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Sorong Ruddy Rudolf Lakku di Sorong, Ahad, mengatakan bahwa hasil pemeriksaan laboratorium terhadap 209 spesimen menunjukkan adanya 59 pasien yang baru dikonfirmasi terserang COVID-19.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, menurut dia, 18 pasien dinyatakan sembuh sehingga jumlah pasien yang sudah sembuh dari COVID-19 seluruhnya menjadi 511 orang di Kota Sorong.

Ia menambahkan, ada 297 spesimen yang masih dalam proses pemeriksaan di laboratorium.

Baca juga: Tambah delapan, positif COVID-19 Kota Sorong capai 1.050 kasus

Baca juga: Pasien positif COVID-19 kota Sorong mencapai 1042 orang


Selain itu, menurut data Gugus Tugas, seluruhnya ada 19 pasien yang meninggal dunia akibat infeksi virus corona di Kota Sorong.

Ruddy menjelaskan bahwa jumlah kasus COVID-19 di Kota Sorong paling banyak di wilayah Provinsi Papua Barat.

Kasus infeksi virus corona di Kota Sorong, umumnya disebabkan oleh transmisi lokal.

Oleh karena itu, dia kembali mengingatkan warga supaya disiplin menjalankan protokol kesehatan guna menghindari penularan penyakit itu.

"Penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona adalah tanggung jawab bersama. Rajin cuci tangan, selalu gunakan masker, serta menerapkan pola hidup sehat demi melindungi diri dan keluarga," katanya.*

Baca juga: Ada 37 tambahan, positif COVID-19 Kota Sorong naik 918 kasus

Baca juga: Ada 18, pasien COVID-19 wafat Kota Sorong tertinggi di Papua Barat