Medan (ANTARA) - Jumlah penumpang angkutan udara yang datang dari luar negeri ke Sumatera Utara periode Januari-Juli 2020 turun 68,21 persen dibanding periode sama 2019, meski kedatangan sudah naik mulai Juli.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Syech Suhaimi di Medan, Kamis, mengatakan pada Januari - Juli 2020, jumlah kedatangan dari luar negeri sebanyak 208.524, sementara pada periode yang sama di 2019 sebanyak 655.854 penumpang.

"Meski jumlah penumpang dari luar negeri sudah mulai meningkat (dari bulan-bulan sebelumnya), namun secara akumulasi, jumlahnya masih turun 68,21 persen dibanding periode sama 2019," ujarnya.

Baca juga: Kunjungan wisman di Sumut terus bergerak naik, terbanyak dari Malaysia

Baca juga: Sepekan belum ketemu, SAR hentikan pencarian wisatawan di Danau Toba


Pada Juli 2020, jumlah penumpang angkutan udara yang datang dari luar negeri ke Sumut sudah naik 7,21 persen dibandingkan Juni 2020.

Jumlah kedatangan penumpang dari luar negeri pada Juli 2020 menjadi 3.362 penumpang dari posisi Juni yang sebanyak 3.136 orang.

Penurunan jumlah kedatangan penumpang luar negeri dan termasuk domestik merupakan dampak pandemi COVID-19.

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut, Denny S Wardhana, menyebutkan turunnya jumlah penumpang domestik dan luar negeri otomatis membuat tingkat hunian hotel anjlok.

"Baru sejak era normal baru, hunian hotel bisa sebesar 20 persen," katanya.

Akibat tingkat hunian yang rendah, sebagian besar manajemen hotel masih tetap merumahkan karyawannya.*

Baca juga: Istana Maimun paling banyak dikunjungi wisatawan di Medan

Baca juga: Sumut siap terima wisatawan Spanyol