Jakarta (ANTARA) - Pasien sembuh dari tertular COVID-19 di DKI Jakarta pada Rabu bertambah 1.105 orang sehingga keseluruhan pasien sembuh sejak awal wabah ini di ibu kota menjadi 51.578 orang, meningkat dari hari sebelumnya 50.473 orang

Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta, jumlah pasien sembuh tersebut adalah sekitar 77,6 persen dari total kasus positif sebanyak 66.505 orang.

Dari data kasus positif itu, sebanyak 13.277 orang masih dirawat/isolasi serta 1.650 orang meninggal dunia.

Kasus positif COVID-19 di Jakarta mengalami pertambahan sebanyak 1.187. Pertambahan 1.187 kasus tersebut merupakan hasil uji usap (swab test atau PCR) yang dilakukan pada Selasa (22/9).

Baca juga: Persentase kasus positif Corona Jakarta masih 12,5 persen
Baca juga: Tingkat kesembuhan dari COVID-19 di DKI Jakarta 78,3 persen


Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menyebutkan untuk pengujian PCR pada Selasa (22/9) dilakukan tes pada 9.817 spesimen yang di dalamnya ada 7.854 orang dites untuk mendiagnosis kasus baru. Hasilnya sebanyak 1.187 kasus positif dan 6.667 kasus negatif.

"Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 80.588. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 65.898," ujar Dwi.

Sampai dengan Selasa (22/9) sudah 1.178.902 spesimen telah diperiksa dengan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mengetahui jejak COVID-19 di lima wilayah DKI Jakarta lewat 54 laboratorium.

Persentase kasus positif berdasar jumlah tes (positivity rate) selama sepekan terakhir di Jakarta setelah perkembangan kasus pada Rabu masih sebesar 12 persen meski mengalami penurunan dibanding hari sebelumnya 12,5 persen.