Surabaya (ANTARA) - Bakal Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Machfud Arifin dan Mujiaman, menjalani tes usap (swab test) COVID-19 yang kedua di Graha Amerta RSUD dr. Soetomo Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis.

Machfud Arifin menyampaikan pada 5 Agustus lalu dirinya sudah negatif COVID-19, tapi pada 6 September terdeteksi bahwa sisa virus sudah melemah.

Baca juga: DPR minta konser musik dalam kampanye Pilkada ditiadakan
Baca juga: Bawaslu Bangka Tengah bentuk posko pengaduan di kelurahan/desa
Baca juga: DPS Pilgub Jambi: 1.220.274 laki-laki, 1.199.584 perempuan


"Saya bersyukur walaupun pernah terkonfirmasi tapi semua normal. Bahkan nafsu makannya tidak terganggu dan tetap bisa berolahraga," kata Machfud.

Namun demikian, Machfud tetap melakukan isolasi mandiri karena tidak ingin keluarga atau siapapun di sekelilingnya terjangkit pula.

"Alhamdulillah istri dan anak saya negatif," ujarnya.

Machfud optimistis swab kedua kalinya ini negatif dan dirinya bisa kembali menyapa warga Surabaya untuk mengajak masyarakat hidup sehat dan mematuhi protokol kesehatan.

Sementara itu, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya Soeprayitno mengatakan pada Kamis ini, bapaslon Machfud dan Mujiaman menjalani swab kedua kalinya. Jika swab kali ini dinyatakan negatif maka dilanjutkan tes psikologi dan kesehatan pada 18 dan 19 September.

Nano, sapaan akrab Soeprayitno, mengatakan, jika pada 17 September itu hasil tes swabnya masih belum sesuai dengan harapan bapaslon, maka isolasi mandiri ditambah tiga hari. Sehingga pada 21 dan 22 September baru dilakukan tes psikologi dan kesehatan.

Seperti diketahui, tes psikologi dan kesehatan Machfud Arifin dan Mujiaman yang sedianya dilakukan pada 8-9 September lalu ditunda karena Machfud dinyatakan positif COVID-19.

Baca juga: Pilkada Surabaya, Eri Cahyadi doakan Machfud sembuh dari COVID-19
Baca juga: Anggota KPU Surabaya beserta staf jalani swab test COVID-19
Baca juga: Bacawali Surabaya Machfud Arifin akui positif COVID-19