Palu (ANTARA) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar pameran produk cokelat dan kopi yang diharapkan dapat mendongkrak perekonomian di tengah pandemi COVID-19.

"Kegiatan ini sebagai salah satu upaya mendorong pemulihan ekonomi, khususnya sektor Industri Kecil Menengah (IKM) yang turut terpapar dampak pandemi COVID-19," kata Plt Sekretaris Provinsi Sulteng Mulyono saat membuka pameran di Kota Palu, Jumat.

Pemprov Sulteng mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai sarana strategis dalam memasarkan produk-produk IKM ke masyarakat, khususnya para pengunjung mall.

Baca juga: Sulteng matangkan rencana ekspansi pasar cokelat batang

"Ini bentuk dukungan Pemprov Sulteng dengan meningkatkan nilai tambah dari olahan produk cokelat dan kopi," jelas Mulyono.

Mulyono mengimbau para pelaku usaha di bidang cokelat dan kopi untuk menggunakan produk lokal, sehingga nantinya dapat menjadi salah satu produk unggulan Sulawesi Tengah yang berdaya saing di tingkat regional maupun global.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulteng Richard Djanggola mengatakan pameran itu bertujuan untuk membantu IKM mempromosikan produk-produk IKM, sehingga dapat bersaing secara lokal dan nasional.

Baca juga: Sulteng minta dukungan Kementan kembangkan kakao

Khusus produk kakao, Disperindag Sulteng telah memiliki UPT (Unit Pelayanan Teknis) Rumah Cokelat yang menyediakan cokelat premium yang diolah dari biji kakao fermentasi asli Sulawesi Tengah.

Cokelat premium itu, kata dia, dapat diolah menjadi berbagai diversifikasi produk olahan, seperti cokelat batangan, praline, minuman, dan olahan lain. Sementara untuk biji kopi, Sulteng juga memiliki keragaman kopi dari berbagai daerah yang mempunyai kualitas yang tidak kalah bagus dari daerah lain.

Pameran Chocolate and Coffe Expo 2020 digelar mulai tanggal 11-13 September 2020 di Palu Grand Mall, Kota Palu.

Baca juga: Teknologi cerdas Kemenperin pacu nilai tambah kakao dan kopi