Paris (ANTARA) - Saham-saham Prancis ditutup sedikit lebih tinggi rendah pada perdagangan Jumat (11/9/2020), rebound dari penurunan sehari sebelumnya, dengan acuan Indeks CAC 40 di Bursa Efek Paris terangkat 0,20 persen atau 10,21 poin, menjadi menetap di 5.034,14 poin.

Indeks CAC 40 merosot 0,38 persen atau 19,05 poin menjadi 5.023,93 poin pada Kamis (10/9/2020), setelah menguat 1,40 persen atau 69,46 poin menjadi 5.042,98 poin pada Rabu (9/9/2020), dan anjlok 1,59 persen atau 80,20 poin menjadi 4.973,52 poin pada Selasa (8/9/2020).

Baca juga: Saham Prancis berbalik turun dengan indeks CAC 40 tergerus 0,38 persen

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen Indeks CAC 40, hanya 14 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara 26 saham lainnya mengalami kerugian.

Perusahaan konglomerat produsen barang-barang fesyen mewah multinasional Prancis, LVMH, meningkat 3,03 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Baca juga: Saham China ditutup "rebound'' dari kerugian 2 hari beruntun

Diikuti oleh saham kelompok perusahaan produsen barang-barang fesyen mewah internasional Prancis, Kering yang menguat 2,00 persen, serta perusahaan produsen barang-barang fesyen mewah kelas atas Prancis Hermes Intl naik 1,36 persen.

Sementara itu perusahaan perhotelan multinasional Prancis Accor menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 4,27 persen.

Disusul oleh saham perusahaan jasa keuangan dan bank investasi multinasional Prancis Societe Generale yang kehilangan 3,11 persen, serta kelompok perusahaan jasa keuangan dan perbankan internasional Prancis BNP Paribas turun 2,42 persen.

Baca juga: Saham Hong Kong setop kerugian, Indeks Hang Seng terkerek 0,78 persen

Baca juga: Saham Tokyo ditutup melambung, ditopang pelemahan yen terhadap dolar