Jakarta (ANTARA/JACX) - Sebuah informasi yang mengatasnamakan BRI beredar dan mengklaim akan memberikan bantuan COVID-19 yang dicairkan melalui BRIVA (BRI Virtual Account).

Pengumuman tersebut meminta nasabah untuk ke mesin anjungan tunai mandiri (ATM), lalu menekan ke menu pembayaran dan memilih menu BRIVIA.

Kemudian, nasabah diminta untuk memasukkan sejumlah digit nomor yang diklaim sebagai nomor untuk pencairan dana bantuan. Nasabah lantas diminta untuk memasukkan nomor KTP miliknya.

Namun, benarkah pengumuman itu dikeluarkan oleh Bank BRI?

Penjelasan:

Bank BRI, melalui akun media sosial, menyatakan informasi yang beradar tentang bantuan COVID-19 itu adalah informasi palsu.

Melalui akun resmi di Twitter, @kontakBRI, salah satu bank milik negara itu meminta masyarakat untuk mewaspadai pengumuman bantuan COVID-19 dengan cara pencairan melalui BRIVIA

"Sobat BRI, waspada terhadap penipuan dengan modus bantuan COVID-19 dengan cara pencairan melalui BRIVA. Jangan melakukan transaksi apapun sebelum memastikan kebenaran informasi tersebut melalui contact BRI. Selalu berhati-hati dan sehat selalu ya," demikian unggahan akun Twitter BRI itu pada 25 Agustus 2020.

BRI juga menyatakan tidak pernah meminta nasabah untuk melakukan transaksi di mesin ATM untuk bantuan yang disalurkan kepada nasabah.
Tangkapan layar klarifikasi penipuan bantuan pemerintah dengan modus transfer via BRIVIA. (Twitter/@kontakBRI)


Klaim: BRI berikan bantuan COVID-19 melalui virtual account
Rating: Salah/Hoaks

Cek Fakta: Majalah Italia pada 1962 telah memprediksi kehidupan saat pandemi COVID-19?

Cek fakta: Gatot Nurmantyo janji berikan Rp5 juta per jiwa jika jadi presiden? Ini faktanya