Jakarta (ANTARA) - Komunitas sastra MaknaKata bekerja sama dengan The Climate Reality Project Indonesia meluncurkan sebuah buku digital bertajuk "Antologi Bumi Bercerita" pada Minggu (23/8).

"Buku digital kumpulan puisi 'Antologi Bumi Bercerita' adalah respons dari masyarakat pada tantangan menulis puisi dan kutipan orisinal yang diprakarsai oleh komunitas sastra MaknaKata dan Climate Reality Project Indonesia di Instagram," kata manajer The Climate Reality Project Indonesia Amanda Katili dalam keterangan pers, Rabu.

"Antologi Bumi Bercerita" berisi rangkaian 27 puisi dan sepuluh kutipan orisinal hasil karya 25 penulis Indonesia yang dihiasi dengan visualisasi foto keindahan alam baik alami maupun buatan.

Baca juga: Ika Natassa terbitkan buku "Sementara, Selamanya" di tengah pandemi

Baca juga: Tanda cinta Sapardi Djoko Damono untuk istri dalam buku "mBoel"


"Karya tersebut adalah buah pemikiran dan kekhawatiran serta harapan yang dirasakan oleh masyarakat Indonesia terhadap kondisi bumi dan perubahan iklim yang terjadi selama ini," kata Amanda.

Amanda berharap karya tersebut dapat diterima masyarakat dan dijadikan renungan untuk melakukan aksi memulihkan bumi.

Acara yang digelar secara virtual itu juga menampilkan musikalisasi puisi berjudul "Namaku Bumi" karya legenda seniman Indonesia, Eross Djarot.

Acara dikemas dalam diskusi santai seputar proses pembuatan buku dan isu-isu lingkungan yang sedang terjadi saat ini terutama terhadap bumi serta perubahan iklim.

Permainan alat musik tradisional Sape, penampilan akustik, dan musikalisasi puisi yang diambil dari buku digital tersebut juga turut memeriahkan acara. 

Baca juga: Netflix beli trilogi film "Fear Streat" dari buku R.L Stine

Baca juga: "Prahara Corona", kumpulan sudut pandang para pemimpin redaksi