Jayapura (ANTARA) - Ketua Mahasiswa Kabupaten Keerom, Ayub Biuk, menilai kelanjutan UU Otonomi Khusus (Otsus) penting untuk Provinsi Papua dalam mempercepat pembangunan di segala bidang, terutama pendidikan.

"Otsus kini menjadi sorotan di kalangan intelektual Papua, tapi perlu diketahui Otsus sangat penting untuk pembangunan sumber daya manusia terutama pendidikan," katanya ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Kamis.

Menurut dia, narasi kegagalan Otsus yang digaungkan oleh sejumlah pihak sebenarnya merupakan titik balik dari ketidakpahaman para pengambil kebijakan dalam menyikapi makna dan tujuan Otsus itu secara keseluruhan.

Baca juga: FKUB Nabire nilai penggunaan dana Otsus perlu diawasi ketat

Baca juga: Gubernur Papua Barat: Otonomi khusus cukup berhasil


"Contoh kasus terkait pendidikan, di dalam undang-undang Otsus sudah jelas mengatakan bahwa mengutamakan anak Papua yang memiliki latar belakang ekonomi lemah, sedangkan pada realita nya kebanyakan anak yang menggunakan Otsus ialah anak pejabat," ucapnya.

Namun, kata Ayub, Otsus dinilai gagal bukannya secara keseluruhan, melainkan kesalahpahaman para petinggi daerah dalam pengimplementasikan anggaran di kapangan yang banyak dinilai tidak tepat sasaran

"Mentalitas para petinggi lah yang seharusnya dapat kita benahi, sebab merekalah yang bermain dibalik isu tolak Otsus," ujarnya menegaskan.

Mewakili masyarakat Keerom, Ayub mengatakan bahwa perkembangan pembangunan di daerahnya banyak dibiayai oleh dana Otsus sehingga kelanjutan Otsus dinilainya merupakan hal yang sangat penting.

"Selama saya mempelajari UU Otsus, saya belum pernah mendapati kata terkait (kapan) berakhirnya Otsus itu sendiri, tapi kami punya harapan besar bahwa kebijakan khusus ini tetap menjadi prioritas bagi kami oleh pemerintah pusat," tuturnya berharap.

Baca juga: Tokoh Papua: Otsus bentuk perhatian pemerintah bangun Papua

Baca juga: Kepala Suku: Otsus jadi solusi untuk kesejahteraan masyarakat di Papua