New York (ANTARA) - Saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat, dibuka bervariasi pada Kamis pagi waktu setempat karena investor mencerna data pengangguran yang baru dirilis.

Tak lama setelah bel pembukaan perdagangan, Indeks Dow Jones Industrial Average berkurang 108,85 poin atau 0,39 persen menjadi 27.867,99.

Indeks S&P 500 tergelincir 10,18 poin atau 0,30 persen menjadi 3.370,17, namun Indeks Komposit Nasdaq naik 12,86 poin atau 0,12 persen menjadi 11.025,10.

Dari 11 sektor utama Indeks S&P 500, sektor energi merosot 0,9 persen pada perdagangan pagi, memimpin penurunan. Sementara sektor layanan komunikasi naik 0,5 persen, menjadi kelompok dengan kinerja terbaik.

Baca juga: Trump dukung perpanjangan bantuan pengangguran di AS

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Kamis, klaim pengangguran awal untuk mengukur PHK secara kasar menunjukkan angka 963.000 pada pekan yang berakhir 8 Agustus, menyusul revisi naik 1,191 juta pada pekan sebelumnya.

Hal itu menandakan pertama kalinya klaim mingguan AS turun di bawah 1 juta sejak penutupan ekonomi yang dipicu oleh pandemi virus corona yang dimulai pada Maret.

"Penurunan klaim mencerminkan pembukaan ekonomi kembali, tetapi itu juga menunjukkan berakhirnya tunjangan pengangguran tambahan federal yang mungkin telah meyakinkan beberapa orang untuk berhenti mengumpulkan dan mencari pekerjaan," kata Kepala Ekonom FHN Financial, Chris Low, dalam sebuah catatan pada Kamis.

Menurut penghitungan Universitas Johns Hopkins, kasus COVID-19 mencapai lebih dari 5,2 juta di Amerika Serikat dengan kematian mencapai 166.000 pada Kamis pagi waktu setempat.

Baca juga: Wall Street "rebound" terangkat kebangkitan saham teknologi
Baca juga: Wall Street dibuka merosot setelah rilis data pengangguran di AS