Bogor (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kota Bogor memutuskan menutup sementara operasional empat Puskesmas di Kota Bogor selama tiga hari setelah ditemukan 27 pegawai di delapan Puskesmas terkonfirmasi positif COVID-19.

"Kami memutuskan menutup sementara empat puskesmas di Kota Bogor selama tiga hari, pada 12-14 Agustus 2020. Selama ditutup dilakukan penyemprotan disinfektan," kata Ketua GTPP COVID-19 Kota Bogor, Dedie A Rachim, di Kota Bogor, Selasa.

Menurut Dedie A Rachim, keempat puskesmas itu, akan dioperasionalkan kembali pada 15 Agustus 2020 dengan sistem buka parsial oleh petugas yang hasil tes usapnya (swab) negatif.

Dedie menjelaskan keempat Puskesmas yang tutup sementara selama tiga hari adalah Puskesmas Gang Aut Kecamatan Bogor Tengah, Puskesmas Cipaku Kecamatan Bogor Selatan, Puskesmas Bogor Utara, dan Puskesmas Mekarwangi Kecamatan Tanah Sareal.

Baca juga: Tekan COVID-19, Pemkot Bogor terapkan WFO 50 persen

Baca juga: Kasus positif COVID-19 di Kota Bogor 36 orang dalam tiga hari


Kemudian, dua Puskesmas lainnya beroperasi dengan memberikan layanan sebagian, yakni Puskesmas Sindang Barang Kecamatan Bogor Barat dan Puskesmas Merdeka Kecamatan Bogor Tengah.

Dua Puskesmas lainnya yang juga ditemukan pegawainya terkonfirmasi positif, tetap memberikan pelayanan seperti biasa, adalah Puskesmas Tanah Sareal Kecamatan Tanah Sareal dan Puskesmas Semplak Kecamatan Bogor Barat.

Dampak penutupan sementara empat Puskesmas tersebut, maka untuk pelayanan berobat jalan, emergensi, dan rujukan dialihkan ke Puskesmas terdekat.

Dedie menjelaskan, GTPP COVID-19 Kota Bogor memutuskan menutup sementara empat Puskesmas selama 27 hari, setelah ditemukan 27 pegawai di delapan Puskesmas terkonfirmasi positif COVID-19.

Ditemukannya 27 pegawai Puskesmas dan Labkesda di Kota Bogor yang terkonfirmasi positif COVID-19 dari kegiatan penemuan kasus aktif atau active case finding oleh Dinas Kesehatan Kota Bogor pada Juli hingga 11 Agustus hari ini.

"Kegiatan penemuan aktif dilakukan melalui tes usap (swab) secara masif kepada tenaga kesehatan di Kota Bogor pada Juli hingga 11 Agustus hari ini," kata Dedie.

Dari 27 orang pegawai Puskesmas dan Labkesda yang ditemukan terkonfirmasi positif COVID-19, mereka bekerja di delapan Puskesmas di Kota Bogor, yakni Puskesmas di Gang Aut dan Puskesmas Merdeka Kecamatan Bogor Tengah, Puskesmas Cipaku Kecamatan Bogor Selatan, Puskesmas Sindangbarang dan Puskesmas Sempak Kecamatan Bogor Barat, Puskesmas Tanah Sareal dan Puskesmas Mekarwangi Kecamatan Tanah Sareal, serta Puskesmas Bogor Utara.

Sedangkan berdasarkan domisili, dari 27 orang tenaga kesehatan itu, 16 orang di antaranya adalah warga Kota Bogor sedangkan 11 orang lainnya warga luar Kota Bogor.*

Baca juga: Pegawai Pemkot Bogor terpapar COVID-19 tambah tiga lagi

Baca juga: RS Azra: 10 karyawan pada tes usap berikutnya negatif