Cirebon (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Enny Suhaeni menyatakan penyebaran virus corona atau COVID-19 di perkantoran saat ini sudah terjadi di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat yakni terdapat empat kasus yang terdeteksi.

"Ada empat ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon yang terkonfirmasi positif COVID-19," kata Enny di Cirebon, Minggu.

Enny mengatakan awalnya ditemukan satu orang di Dinas Kesehatan yang terkonfirmasi positif COVID-19, kemudian setelah dilakukan pelacakan kembali ditemukan.

Dari seorang tersebut lanjut Enny, pihaknya menemukan tiga orang yang positif COVID-19 di Dinas Kesehatan, satu di Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

Dia melanjutkan Dinas Kesehatan sebagai OPD yang memberikan layanan, sehingga potensi transmisi menjadi terbuka terutama dari pengunjung layanan masyarakat.

"Seperti Jamkesmas, perizinan, Labkesda, karyawan Puskesmas yang melakukan kegiatan atau urusan administrasi," tuturnya.

Enny mengaku bahwa penerapan protokol Kesehatan sudah mulai longgar, sehingga aktivitas sebagian berjalan seperti biasa.

"Namun kami memastikan bahwa tidak ada pertemuan dan kegiatan yang menimbulkan kerumunan di lingkungan Dinkes. Kami akui masih ada interaksi personal dengan protokol kesehatan yang kurang ketat," katanya.

Pada masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) penyebaran virus corona baru di Kabupaten Cirebon juga cenderung meningkat, di mana saat ini sudah terdapat 97 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19.

"Kami juga sudah melakukan tes usap 9.125 spesimen dengan 45 di antaranya positif," ujarnya.***3***