Jakarta (ANTARA News) - Departemen Kesehatan menyatakan warga miskin di Kampung Beting dan Tanah Merah, Jakarta Utara, yang memerlukan pelayanan kesehatan tidak perlu khawatir karena sudah bisa dilayani di Rumah Sakit Koja.

Berdasarkan siaran pers dari Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Departemen Kesehatan yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa, warga Kampung Beting dan Tanah Merah bisa dilayani di RS Koja Jakarta Utara dengan biaya dari Program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) Depkes Pusat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Pembiayaan dan Jamkesmas Depkes, Chalik Masulili, usai pertemuan dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait pembiayaan kesehatan bagi warga yang memerlukan berobat di rumah sakit.

Chalik mengatakan, pihak BPS DKI Jakarta dengan biaya dari APBD akan melakukan verifikasi, pembuatan database, pencetakan dan distribusi Kartu Jamkesmas bagi warga non-KTP DKI Jakarta.

Sementara BPS berproses dalam pembuatan dan distribisi Kartu Jamkesmas, warga Kampung Beting dan Tanah Merah yang memerlukan pelayanan kesehatan dapat dilayani di RS Koja dengan biaya dari program Jamkesmas.

Diketahui bahwa terdapat banyak warga miskin di Kampung Beting dan Tanah Merah yang sebelumnya tidak bisa memperoleh fasilitas Jamkesmas karena tidak memiliki KTP DKI.

Selain itu, untuk saat ini sedang disiapkan MoU (Nota Kesepahaman/Perjanjian Kerja Sama) antara Menteri Kesehatan Endang Sedyaningsih dan Gubernur DKI Fauzi Bowo.

Mou tersebut adalah dalam hal menjalankan program Jamkesmas di wilayah DKI Jakarta dengan segala permasalahan perkotaan.

Kerja sama tersebut, nantinya diharapkan dapat dijadikan sebagai contoh untuk kota-kota besar lainnya di Indonesia.
(*)