Medan (ANTARA) - Manajemen PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) 1 menambah 512.000 tabung elpiji bersubsisi 3 kg untuk memenuhi kebutuhan konsumen saat Idul Adha 1441 Hijriah.

"Penambahan sudah dilakukan sejak 27 Juli dan terakhir Jumat, 31 Juli 2020," ujar Unit Manager Communication, Relations, & CSR PT Pertamina MOR I, M Roby Hervindo, di Medan, Kamis.

Penambahan elpiji secara fakultatif itu dipasok melalui 246 agen yang ada di Sumut.
Baca juga: Akhir 2019 transaksi elpiji di Sumbagut seluruhnya sudah non tunai


Penambahan elpiji 3 kg ke pasar itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang meningkat menjelang dan hingga hari H Idul Adha, dan seusai hari besar keagamaan itu yang bertepatan dengan akhir pekan.

Penambahan elpiji, kata dia, juga merupakan wujud komitmen Pertamina dalam menjaga ketersediaan pasokan di Sumut.

Roby menyebutkan, dengan penambahan penyaluran, maka realisasi elpiji bersubsidi untuk Juli diperkirakan sekitar 11,8 juta tabung.

"Masyarakat diminta membeli elpiji subsidi di pangkalan resmi, agar kualitas produk terjamin dan harganya sesuai HET (harga eceran tertinggi) yang ditetapkan pemerintah setempat sebesar Rp16.000 per tabung," katanya pula.

Selain memastikan ketersediaan pasokan elpiji 3 kg subsidi, Pertamina juga menjamin pemenuhan kebutuhan elpiji nonsubsidi Bright Gas.

"Agen dan SPBE dipastikan selalu siap memenuhi permintaan Bright Gas masyarakat," katanya lagi.

Stok elpiji Pertamina yang tersedia akan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 20 hari ke depan.
Baca juga: Pertamina: Konsumsi elpiji di Sumut kembali normal