Makassar (ANTARA) - Menteri PUPR Mochamad Basoeki Hadimoeljono meminta pihak terkait agar segera melakukan normalisasi sungai dalam penanganan pascabanjir bandang di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan.

"Jadi ada tiga poin utama yang disampaikan Menteri PUPR dalam kunjungannya hari ini untuk pemulihan pascabanjir bandang di Masamba, yakni normalisasi sungai, membuka akses jalan utama, dan pembenahan sungai di tanggul sungai," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Suaib Mansur saat dikonfirmasi dari Makassar, Kamis, terkait kunjungan Menteri PUPR di Luwu Utara.

Ia mengatakan bahwa selain normalisasi sungai, Menteri PUPR juga meminta untuk membuka akses, khususnya jalan nasional yang tertimbun endapan lumpur dan pembenahan sungai di tanggul untuk menjadi geopark (taman geologi akibat lumpur).

Disebutkan bahwa untuk pembenahan sekaligus membuka akses jalan utama di daerah itu sebenarnya relatif mudah dilakukan.

Namun, kata dia, karena tingginya sedimen yang mengakibatkan pendangkalan sungai, maka membuat air sungai juga begitu mudah untuk kembali mengalir masuk ke jalan-jalan.

Kondisi inilah yang menjadi alasan sehingga pihaknya akan lebih fokus untuk melakukan normalisasi sungai sambil melakukan pembenahan jalan untuk bisa digunakan untuk akses mengirimkan bantuan kepada masyarakat terdampak.

"Tahap pertama ini, bagaimana agar akses jalan nasional kita tembus dulu karena akan menjadi akses menyalurkan bantuan," demikian Suaib Mansur yang ikut mendampingi Menteri PUPR dalam kunjungan ke Luwu Utara itu.

Baca juga: Gubernur-Menteri PUPR tinjau lokasi banjir dan longsor di Luwu Utara

Baca juga: BPBD: 24 orang meninggal dan 69 hilang akibat banjir di Luwu Utara

Baca juga: Kemensos salurkan Rp1,97 miliar untuk korban banjir di Masamba


Baca juga: Dompet Dhuafa Sulsel turunkan tim bantu korban di Masamba