Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi III DPR RI Eva Yuliana meminta kepolisian dan Kejaksaan Agung bersinergi dengan membentuk tim khusus untuk menangkap buronan kasus hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra.

"Saya meminta Polri dan Kejagung untuk bersinergi agar bisa sesegera mungkin menangkap Djoko Tjandra. Segera bentuk tim khusus, karena ulah satu orang, wajah hukum kita tercoreng," kata Eva Yuliana dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Eva meminta penegak hukum bekerja lebih keras untuk segera menangkap Djoko Tjandra.

Baca juga: Brigjen Prasetijo Utomo ditahan di Provost Mabes Polri dua pekan

Baca juga: DPR apresiasi Kapolri tindak oknum polisi terkait Djoko Tjandra

Baca juga: Kejagung telusuri penyebab dicabutnya status red notice Djoko Tjandra


Anggota Fraksi Partai NasDem ini juga meminta Komisi III DPR segera mengadakan rapat gabungan antara Kejagung, Polri, dan Kemenkumham agar bisa memastikan lembaga penegak hukum dapat bersinergi.

"Fraksi NasDem akan mendorong diadakannya rapat gabungan penegak hukum agar kasus ini bisa segera terselesaikan," ujarnya.

Eva juga mengapresiasi gerak cepat Kapolri dalam menangani permasalahan surat jalan yang diterbitkan oknum di Bareskrim Polri.

Ia mendukung langkah Kapolri yang bergerak cepat untuk menyelidiki melalui Divisi Propam Polri terkait dengan kebenaran dari surat jalan yang dikeluarkan oknum polisi untuk keperluan perjalanan Djoko Tjandra.