Sydney (ANTARA) - Saham-saham Australia berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu, dengan indeks ASX 200 dan All Ordinaries terangkat kembali di atas level psikologis 6.000 poin.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 111,80 poin atau 1,88 persen menjadi 6.052,90 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 114,90 poin atau 1,90 persen menjadi 6.160,40 poin.

"Ini mengikuti kenaikan kuat 2,1 persen untuk Dow Jones semalam, tanda-tanda awal yang lebih baik untuk pasar AS malam ini dan didorong hasil vaksin potensial COVID-19 dari sebuah perusahaan bernama Moderna," kata analis pasar CommSec, Steven Daghlian.

"Ini sudah cukup untuk mengimbangi kenyataan saat ini dari rekor kasus di AS dan risiko penularan di luar Victoria."

Semua 10 sektor berakhir lebih tinggi, dipimpin oleh saham teknologi informasi, yang menguat sebesar 2,77 persen.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia menguat dengan Commonwealth Bank naik 1,39 persen, ANZ naik 1,30 persen, National Australia Bank naik 0,44 persen dan Westpac Bank naik 0,84 persen.

Saham-saham penambangan semuanya lebih tinggi dengan Rio Tinto naik 3,68 persen, BHP naik 2,48 persen dan Fortescue Metals naik 3,35 persen, penambang emas Newcrest naik 2,34 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas beragam dengan Oil Search naik 3,68 persen, Santos naik 3,46 persen, namun, Woodside Petroleum turun 2,15 persen.

Supermarket terbesar Australia meningkat dengan Coles naik 1,34 persen, dan Woolworths naik 1,30 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra tidak berubah, operator penerbangan nasional Qantas melonjak 4,30 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 3,02 persen.

Baca juga: Saham Australia menguat, terangkat "rebound" bank dan sumber daya
Baca juga: Pasar saham Australia berakhir jatuh, dengan kerugian meluas
Baca juga: Bursa Australia dibuka jatuh, saham-saham perusahaan minyak anjlok