Makassar (ANTARA) - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat akan membantu PMI Sulsel 1.000 sprayer dan dua unit mobil gunner guna mendukung pemerintah dalam upaya percepatan penanganan COVID-19 di Sulawesi Selatan.

Bantuan ini ditujukan untuk memusnahkan virus corona melalui penyemprotan disinfektan secara massif.

"Kita akan bantu 1.000 sprayer. jangan menyerah bekerja keras. PMI siap membantu segala upaya yang dilakukan untuk mematikan virus ini sebagai langkah pencegahan kita," ungkap Ketua PMI Pusat, HM Jusuf Kalla pada kunjungannya ke Posko Gugus Tugas Penangan COVID-19 Provinsi Sulsel di Gedung Balai Prajurit Jend. M.Jusuf Makassar, Rabu.

Baca juga: Kunjungi Sulsel, JK minta Forkopimda matikan virus corona

Mantan Wakil Presiden RI ini meminta agar penyemprotan disinfektan bisa ditingkatkan. Ia meyakini bahwa langkah itu dapat mengurangi angka kasus COVID-19 di wilayah Sulsel.

“Jangan menyerah, kita harus menentukan nasib kita dengan cara bersatu dan bekerja keras. PMI siap membantu upaya itu,” lanjutnya.

Sementara Ketua PMI Sulsel, Adnan Purichta Ichsan mengatakan PMI Sulsel siap bersinergi bersama pemerintah dan Gugus Tugas untuk memutus mata rantai penularan COVID-19.

Ke depan, kata Adnan, penyemprotan akan difokuskan di perkantoran, masjid-masjid, rumah-rumah ibadah dan tempat-tempat lainnya seperti mall dan pasar sesuai permintaan Ketua PMI Pusat agar penyemprotan disinfektan di wilayah Sulsel untuk lebih diintensifkan dan dimassifkan.

Baca juga: JK ingatkan kedisiplinan masyarakat Jatim terhadap protokol kesehatan

“Tadi Ketua PMI Pusat sampaikan akan dikirim 1.000 sprayer dan juga akan ditambah mobil gunner. Saat ini kita punya dua mobil gunner akan ditambah lagi 3 sehingga menjadi 5 mobil gunner,” kata Adnan yang juga Bupati Gowa.

Adnan melanjutkan hasil penelitian mengatakan bahwa penyemprotan disinfektan dengan alkohol 70 persen maka virus apapun akan mati dalam kurun waktu satu menit.

“Kita harus bahu-membahu bersama-sama untuk bisa memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dengan cara penyemprotan disinfektan," ujarnya.

Baca juga: PMI siap sediakan plasma konvalesen bagi pasien COVID-19
Baca juga: PMI ambil plasma konvalesen penyintas untuk obati pasien positif
Baca juga: Wagub DKI ajak masyarakat tidak takut donor darah saat pandemi