Gorontalo (ANTARA) - Bupati Bone Bolango Hamim Pou mengatakan banjir bandang yang melanda daerah itu telah berdampak pada setidaknya 12 ribu warga di tujuh kecamatan.

"Wilayah yang terdampak banjir yaitu Kecamatan Suwawa, Suwawa Timur, Suwawa Tengah, Kabila, Suwawa Selatan, Bone, dan Botupingge," ujarnya di Gorontalo, Minggu.

Baca juga: Bone Bolango akui repot biayai penangulangan COVID-19 dan banjir

Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, lanjutnya, telah memastikan keselamatan jiwa dari warga terdampak banjir.

"Telah kami cek dan Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Di tengah derasnya arus air banjir, warga Bone Bolango selamat," ungkapnya.

Menurut dia, hal itu merupakan bagian dari kerja sama pemerintah daerah, TNI, Polri, Basarnas dan masyarakat dalam upaya evakuasi.

"Setelah evakuasi kita menyiapkan makanan siap saji dari BPBD, Tagana, TNI, dan Polri serta pemerintah provinsi melalui dapur umum di sejumlah titik," ujarnya.
Seorang anggota Tagana memasak makanan untuk korban banjir bandang di dapur umum di Botupingge, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. ANTARA/Adiwinata Solihin


Dapur umum tersebut berada di Suwawa Timur, Botupingge, serta posko utama yang melayani lima kecamatan di Suwawa Tengah.

"Kami pun mendistribusikan bahan pangan seperti beras dan makanan instan bagi warga terdampak banjir," pungkasnya.

Baca juga: 43 desa/kelurahan di Gorontalo dan Bone Bolango terdampak banjir
Baca juga: Rumah dan fasilitas umum di Bone Bolango diterjang banjir