Jakarta (ANTARA) - Tempat duduk pelayat pemakaman Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Purnawirawan Pramono Edhie Wibowo tampak dibuat berjarak, menyesuaikan dengan protokol kesehatan COVID-19.

Pantauan ANTARA di Taman Makam Pahlawan (TMP), Kalibata, Jakarta Selatan, jarak antara satu kursi dengan kursi lain sekitar 3 kaki atau sekitar satu

Kemudian, tujuh tenda dengan kain berwarna merah putih melindungi makam dan kursi pelayat almarhum adik ipar Presiden Keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Baca juga: Mantan Kasad Pramono Edhie meninggal dunia
Baca juga: Obituari - Pramono Edhie Wibowo, jenderal anak penumpas PKI
Baca juga: Wagub DKI: Pramono Edhie tentara sejati dan pejuang


Adapun ​​​makam almarhum sudah dipersiapkan di sebelah kiri makam istri Susilo Bambang Yudhoyono, ibu Kristiani Herrawati (Ani Yudhoyono).
Makam mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Purnawirawan TNI Pramono Edhie Wibowo (kiri) di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta Selatan, Minggu (14/6/2020). (ANTARA/ Abdu Faisal)

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus menyatakan, mantan jenazah Pramono Edhie Wibowo akan dimakamkan hari ini, Minggu ini (14/6/2020) setelah waktu zuhur.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menyatakan, dirinya siap memimpin upacara pemakaman almarhum Purnawirawan Pramono Edhie Wibowo di TMP Kalibata.

Sebelumnya, Pramono Edhie Wibowo dinyatakan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan selama tiga jam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cimacan, Cianjur, Jawa Barat.

Setelah tiga jam mendapat perawatan medis, Pramono Edhie sempat mengalami anfal hingga akhirnya meninggal dunia pukul 19.42 WIB Sabtu (13/6), diduga akibat serangan jantung.