Denpasar (ANTARA News) - Tim medis dan polisi tengah berusaha mengidentifikasi sembilan korban tewas akibat musibah tenggelamnya Kapal Motor Romo di perairan Selat Badung, Kabupaten Klungkung, Bali, baru-baru ini.

Faturachman, anggota Basarda Bali yang terjun ke lapangan, ketika dihubungi Rabu menyebutkan, dari 24 penumpang, sembilan dipastikan tewas.

Jemazah para korban kini masih dalam upaya evakuasi dari kawasan bibir Pantai Klungkung menuju RSUD Klungkung di Kota Semarapura yang jaraknya sekitar enam kilometer, ucapnya.

Dikatakan, tidak hanya yang tewas, namun korban yang ditemukan terapung-apung di atas permukaan laut juga sudah dievakuasi ke rumah sakit yang sama.

Dari 15 penumpang dan dua ABK yang selamat, tiga diantaranmya dalam perawatan intensif di RSUD Klungkung, 42 km timur Denpasar.

Menurut Faturachman, jenazah para korban rencananya akan diboyong ke RSUP Sanglah Denpasar guna mendapatkan visum dokter mengenai sebab-sebab kematiannya.

Upaya evakuasi para korban dilakukan tim Basarda Bali yang didukung antara lain Ditpolair dan Satbrimob Polda Bali serta instansi terkait.

Hingga kini petugas dari instansi terkait itu masih bekerja keras melakukan evakuasi sekaligus mencari kemungkinan adanya penumpang lain yang tercecer.
(*)