Jakarta (ANTARA) - Pabrikan mobil mewah Inggris, Aston Martin, memberikan kejutan untuk penggemarnya dengan menyatakan akan merilis kembali Aston Martin DB5, yakni mobil ikonis dalam film James Bond.

Aston Martin DB5 terakhir kali keluar dari jalur produksi pada 55 tahun lalu dari lini produksi Newport Pagnell di Buckinghamshire, kata perusahaan dalam siaran pers hari ini.

Baca juga: Bos tim Mercedes Toto Wolff beli saham di Aston Martin

Baca juga: Wabah corona, Aston Martin tutup fasilitas manufaktur Inggris


Kendati demikian, Aston Martin hanya akan memproduksi DB5 dalam jumlah terbatas, yakni DB5 Goldfinger, model yang digunakan James Bond pada seri "Goldfinger" yang tayang pada 1964.

Mobil itu sedang dibuat oleh perusahaan dan akan dikirimkan kepada pelanggan mulai semester kedua 2020.

Upaya merilis kembali mobil-mobil ikonis merupakan strategi Aston Martin di bawah pimpinan baru Tobias Moers, mantan pimpinan Mercedes AMG.

Tobias Moers menyatakan ingin meneruskan warisan legendaris Aston Martin namun dengan cara baru yang berbeda.

Menurut perusahaan, DB5 Goldfinger dijual 2,75 juta pound (Rp49,5 miliar).

Mobil itu hanya akan tersedia dalam satu warna, yakni perak, seperti aslinya dalam film James Bond.

Menggunakan sasis baja, mobil itu memakai mesin enam silinder 4.000 cc, dan masih menggunakan pembakaran karburator.

DB5 Goldfinger digerakkan transmisi manual dengan penggerak roda belakang.

Baca juga: CEO Mercedes-AMG akan jadi bos Aston Martin?

Baca juga: Aston Martin perpanjang masa garansi selama virus corona


Baca juga: Lawrence Stroll: Aston Martin akan fokus produksi SUV