Jakarta (ANTARA) - NBA membuka peluang untuk melanjutkan kompetisi musim 2019/20 yang tertangguhkan sejak pertengahan Maret karena pandemi COVID-19 dan menggelarnya di kompleks taman hiburan Disney World di Orlando, Florida, pada akhir Juli.

Pemilik taman hiburan tersebut, The Walt Disney Company, juga tengah bernegosiasi dengan asosiasi pebasket NBA (NBPA) terkait rencana tersebut.

Kompleks Olahraga ESPN Wide World rencananya bakal dipakai menjadi arena untuk menggelar sisa pertandingan NBA musim reguler serta fase playoff jika memungkinkan.

Baca juga: Legenda NBA Patrick Ewing mengaku terpapar COVID-19

Baca juga: Tim-tim NBA berharap sudah terima jadwal pada 1 Juni

"Prioritas kami tetaplah kesehatan dan keselamatan seluruh pihak yang terlibat," kata Kepala Komunikasi NBA Mike Bass dalam pernyataan yang dicuitkan akun twitter resmi NBA, @NBA, pada Minggu dini hari WIB.

"Dan kami terus bekerja sama dengan ahli kesehatan masyarakat dan petugas pemerintah menyusun pedoman lengkap untuk memastikan ketersediaan protokol kesehatan dan keamanan," ujarnya menambahkan.

  The following is a statement from NBA Chief Communications Officer Mike Bass: pic.twitter.com/8gfK5iVXs8

— NBA (@NBA) May 23, 2020

Kompleks Olahraga ESPN Wide World merupakan fasilitas seluas 103 hektare yang memiliki beberapa gedung olahraga sehingga bisa menyelenggarakan sejumlah pertandingan dalam waktu bersamaan.

Fasilitas itu sebelumnya sempat dipakai menjadi arena Kejuaraan Jr. NBA Dunia dalam beberapa tahun terakhir.

Terkait fasilitas penginapan juga tidak menjadi masalah sebab di Disney World terdapat 24.000 kamar hotel yang bisa dipakai selama penyelenggaraan kelanjutan musim NBA. Bahkan, jika Liga Sepak Bola Amerika Serikat MLS --yang juga tengah bernegosiasi dengan Disney-- memakainya akan tetap mencukupi.

NBA sejak 11 Maret ditangguhkan menyusul kasus positif COVID-19 pertama di kalangan pebasket profesional yakni pemain Utah Jazz Rudy Gobert.

Baca juga: LeBron James ingin segera bermain lagi

Baca juga: Sepatu Michael Jordan musim debut laku dilelang Rp8,2 miliar

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
COPYRIGHT © ANTARA 2020