Jakarta (ANTARA) - Mantan pebalap David Coulthard memiliki saran untuk Sebastian Vettel jika ingin tetap membalap tahun depan di Formula 1, yaitu bergabung dengan tim Aston Martin yang akan bergabung di grid pada 2021.

Juara dunia empat kali asal Jerman itu akan meninggalkan Ferrari akhir tahun ini dan digantikan oleh Carlos Sainz, membuat masa depan Vettel di ajang F1 dihinggapi tanda tanya sebab ia belum punya kontrak membalap musim depan.

Kendati pintu Renault dan Mercedes masih terbuka, Coulthard menyodorkan Racing Point, yang akan berganti nama menjadi Aston Martin tahun depan sebagai pilihan ketiga bagi Vettel.

Baca juga: Sainz ingin hasil terbaik bagi McLaren sebelum hijrah ke Ferrari
Baca juga: Para pebalap F1 mendukung penuh rencana balapan tanpa penonton

"Ada banyak hal menarik yang bisa terjadi, dan salah satunya bisa saja Lawrence Stroll punya desain besar untuk kesuksesan Aston Martin dan pada tahap karirnya (Vettel) bisa menjadi aset yang brilian bagi tim seperti itu, dalam hal pengetahuan dan pengalaman dari Red Bull serta dari Ferrari," kata Coulthard seperti dilansir laman resmi F1, Sabtu.

Seperti yang Coulthard lakukan ketika ia memperkuat Red Bull selama empat musim di tahun-tahun terakhirnya membalap di F1 sebelum menjadi pandit.

Coulthard mengatakan jika Vettel ke Aston Martin maka kemungkinan ia akan menggantikan Sergio Perez, karena Lance Stroll sepertinya masih dipertahankan sang ayah sebagai pemilik tim.

Perez masih memiliki kontrak dengan Racing Point hingga 2022 namun Aston Martin belum resmi mengumumkan jajaran pebalapnya untuk musim depan.

"Tak peduli apa yang telah kalian raih di masa lalu, Sebastian patut dihormati, dia telah menjadi aset luar biasa untuk F1, dengan kecepatan yang luar biasa dan masih menjadi seseorang yang bisa memenangi balapan dan kejuaraan," kata runner-up F1 musim 2001 itu.

Baca juga: Aubameyang, Luis Fonsi ramaikan Grand Prix F1 virtual di Monako
Baca juga: Balap esports paling ambisius, 24 Hours Le Mans Virtual digelar Juni

Sebelum mempertimbangkan kursi di Renault atau Aston Martin, Mercedes kini menjadi satu-satunya tim yang masuk akal bagi Vettel jika Lewis Hamilton meminta gaji terlalu tinggi yang tak bisa dipenuhi tim asal Jerman itu.

"Secinta-cintanya mereka terhadap Lewis, Mercedes dan Toto (Wolff) adalah pebisnis, mereka bukan untuk amal," kata Coulthard.

"Mereka akan membayarnya (Hamilton) seminimum mungkin agar uang yang lain bisa diinvestasikan ke bisnis, dan Hamilton tentunya ingin yang maksimal.

Dan saat ini Vettel berada di situasi di mana ia harus meninjau ulang permintaan negosiasinya," kata Coulthard.

Baca juga: Apa alasan Ferrari memilih Sainz?
Baca juga: Bos tim Mercedes Toto Wolff beli saham di Aston Martin
Baca juga: Gandeng Aston Martin, Racing Point berambisi jadi tim papan atas F1

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2020