Jakarta (ANTARA) - Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic mengumumkan bahwa ia akan mengumpulkan beberapa pemain top dunia ke serangkaian pertandingan yang akan berlangsung mulai 13 Juni hingga 5 Juli di wilayah Balkan, setelah kegiatan tenis profesional terhenti karena virus corona.

Semua event tenis profesional ditangguhkan sejak awal Maret dan tidak akan kembali bergulir sebelum Agustus karena negara-negara di dunia masih terkunci dan menutup perbatasan untuk mencegah penyebaran virus.

Beberapa pemain, termasuk Djokovic, telah kembali ke lapangan latihan dengan tetap menjaga kebersihan dan aturan sosial yang ketat. Beberapa pertandingan eksibisi tanpa penonton juga telah diadakan di negara-negara seperti Jerman dan Amerika Serikat.

Baca juga: WTA gelar turnamen mini di Florida

Baca juga: Stefanos Tsitsipas nilai "lockdown" tahunan baik untuk Bumi


"Saya bangga secara resmi berbagi berita bahwa #AdriaTour akan diadakan di seluruh #Balkan 13 Juni - 5 Juli yang dimulai dengan turnamen di Beograd," kata Djokovic dalam sebuah posting Twitter, seperti dikutip Reuters, Sabtu.

"Sangat bersyukur kita bisa mewujudkan ini untuk bermain dan mendukung proyek-proyek kemanusiaan di seluruh wilayah," kata petenis asal Serbia berusia 33 tahun itu.

Petenis nomor tiga dunia Dominic Thiem dari Austria dan petenis Bulgaria Grigor Dimitrov, yang berada di peringkat 19, telah mengkonfirmasi keikutsertaan mereka dalam ajang yang diikuti delapan pemain yang akan berakhir dengan pertandingan eksibisi Djokovic melawan petenis Bosnia Damir Dzumhur di Sarajevo, ibu kota Bosnia Herzegovina.

Zadar, di Kroasia, Montenegro dan Banja Luka di Bosnia akan menjadi tempat lainnya untuk pertandingan itu, yang akan disiarkan televisi.

Djokovic, yang memenangi gelar Grand Slam ke-17 pada Australian Open 2020, telah mencatat rekor menang 18-0 tahun ini di semua pertandingan.

Dia meraih Piala ATP bersama tim Serbia, memenangkan gelar Australia Terbuka kedelapan dan kemudian menyelesaikan kemenangan kelima di Kejuaraan Tenis Dubai, memperpanjang rekor tak terkalahkannya menjadi 21 pertandingan sejak musim lalu.


Baca juga: Cilic anggap US Open tanpa penonton jadi kenangan buruk bagi pemenang

Baca juga: Berrettini tak sepakat dengan usulan bantuan keuangan bagi petenis




 

Pewarta: Teguh Handoko
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
COPYRIGHT © ANTARA 2020