Palangka Raya (ANTARA) - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kalimantan Tengah, kembali merilis data terbaru pada Kamis (23/4) dan menyatakan kembali terjadi penambahan satu kasus terkonfirmasi positif dan satu pasien dengan pengawasan (PDP) meninggal .

"Kasus terkonfirmasi positif di Kalteng secara kumulatif berjumlah 83 orang, terdiri dari 70 dalam perawatan, 9 sembuh dan 4 meninggal," kata Ketua Gugus Tugas COVID-19 Kalteng Sugianto Sabran melalui Wakil Ketua Pelaksana Harian Suyuti Syamsul saat dihubungi dari Palangka Raya.

Penambahan kasus positif baru tersebut, terjadi di Palangka Raya sebanyak satu orang. Menurutnya hingga saat ini mengenai riwayat perjalanannya masih dilakukan pelacakan, namun kemungkinan besar termasuk transmisi lokal.

Baca juga: Kalteng terima 3.000 APD diangkut menggunakan pesawat TNI AU
Baca juga: Zona merah kasus positif COVID-19 di Kalteng meluas


Sementara itu, berdasarkan informasi yang beredar, pada Rabu (22/4) kemarin, ada satu pasien dengan pengawasan (PDP) berusia sekitar 80 tahun meninggal saat dirawat di rumah sakit di Palangka Raya dan telah dikuburkan sesuai SOP yang berlaku. Suyuti pun juga telah membenarkan informasi tersebut saat dikonfirmasi.

"Iya betul, sudah masuk dalam data kami dan menunggu hasil swab laboratoriumnya," ucapnya yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kalteng tersebut.

Kemudian secara rinci, sebaran 83 kasus positif COVID-19 di Kalteng, yakni Palangka Raya 29 orang, terdiri dari 19 dalam perawatan, 8 sembuh dan 2 meninggal, Katingan 4 orang dan semuanya dalam perawatan, serta Kotawaringin Timur 9 orang, terdiri dari 7 dalam perawatan, 1 sembuh dan 1 meninggal.

Baca juga: Gaji lima tahun Gubernur Kalteng Rp9 miliar dibagikan warga terdampak
Baca juga: Kasus positif COVID-19 di Kobar bertambah 2 menjadi 13 orang


Selanjutnya Kotawaringin Barat 13 orang dan semua dalam perawatan, Lamandau 1 orang dan dalam perawatan, Seruyan 1 orang dan dalam perawatan, Pulang Pisau 4 orang dan semua dalam perawatan, serta Kapuas 3 orang, terdiri dari 2 dalam perawatan dan 1 meninggal.

Barito Selatan 6 orang dan semua dalam perawatan, Barito Timur 1 orang dan dalam perawatan, Barito Utara 3 orang dan semua dalam perawatan, serta Murung Raya 9 orang dan semua dalam perawatan.

Selanjutnya, jumlah PDP di Kalteng sebanyak 73 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 315 orang, terbanyak di Palangka Raya sebanyak 68 ODP, serta orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 563 orang, terbanyak di Kotawaringin Barat yakni sebanyak 153 OTG.

Zona merah terkait COVID-19 di Kalteng, terdiri dari sebanyak 11 kabupaten dan 1 kota, sedangkan sisanya yakni Gunung Mas dikategorikan zona kuning, serta Sukamara zona hijau.

Baca juga: Pemkab Kotawaringin Barat tutup semua destinasi wisata
Baca juga: Kotim dapat sumbangan tiga ventilator untuk penanganan pasien COVID-19
Baca juga: Satu PDP COVID-19 klaster Gowa di Sampit-Kalteng meninggal dunia