Jayapura (ANTARA) - Kepala Polda Papua, Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw, mengapresiasi kinerja satgas penegakan hukum yang berhasil melumpuhkan kelompok bersenjata di beberapa lokasi di Timika.

"Walaupun hasilnya belum maksimal namun saya mengapresiasi hasil yang sudah dicapai dan berharap dapat ditinggalkan. Saya bersama panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Senin (13/4) akan melakukan kunjungan kerja ke Timika," kata Waterpauw, di Jayapura, Sabtu.

Baca juga: JDP: Penembakan karyawan Freeport merupakan tragedi kemanusiaan
Ia menyatakan, pada baku tembak di dua lokasi yakni di sekitar Iwaka, Timika dan Gunung Botak, Tembagapura, ada anggota kelompok bersenjata yang tewas tertembak. Petugas negara, selain menewaskan personel merka juga berhasil menyita senjata api dan berbagai barang bukti lainnya.


"Berbagai upaya saat ini masih terus dilakukan satgas baik di Timika maupun di Tembagapura," kata Waterpauw.

Dengan ada hasil tim satgas diharapkan menepis isue yang menyatakan insiden penembakan yang menewaskan karyawan PT Freeport Indonesia berkebangsaan Selandia Baru adalah rekayasa terjawab. "Tidak benar ada rekayasa dalam insiden penyerangan yang menewaskan enam, " kata dia.

Baca juga: Warga Negara Selandia Baru korban penembakan di Freeport
Adapun Kepala Bidang Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Kamal, sebelumnya menyatakan enam warga sipil saat ini ditangkap di Timika terkait dugaan dukungan terhadap kelompok bersenjata itu.
Selain itu, pada baku tembak yang terjadi di dua lokasi, petugas negara menyita sejumlah senjata api termasuk rakitan dan senjata tradisional.

Baca juga: Operasional PT Freeport normal pasca-penembakan Mapolsek Tembagapura